Nagekeo, 4 September 2026 — Di tengah perjuangan masyarakat bangkit pascagempa, Yayasan Abi Umi bersama Rumah Zakat menghadirkan Dapur Gizi untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi anak-anak dan ibu menyusui di Desa Waekoka, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur.
Melalui program ini, sebanyak 106 penerima manfaat akan mendapatkan makanan bergizi selama 14 hari dengan penyaluran satu kali makan setiap hari.
Penerima manfaat terdiri dari 24 ibu menyusui, 18 anak usia 9–12 bulan, dan 64 anak usia 2–5 tahun.

Pemenuhan kebutuhan nutrisi menjadi bagian penting dalam proses pemulihan masyarakat pascabencana. Kondisi darurat dapat membuat akses terhadap makanan bergizi menjadi lebih terbatas, terutama bagi kelompok rentan seperti ibu menyusui dan anak-anak.
Karena itu, kehadiran Dapur Gizi di Desa Waekoka diharapkan dapat membantu memastikan anak dan ibu menyusui tetap mendapatkan asupan makanan yang bergizi selama masa pemulihan.

Pelaksanaan program dilakukan bersama Bidan Desa dan kader Posyandu setempat. Kolaborasi ini dilakukan agar kondisi penerima manfaat dapat dipantau sekaligus memastikan penyaluran makanan dilakukan secara tepat sasaran.
Selama 14 hari, dapur gizi tidak hanya menjadi tempat penyediaan makanan, tetapi juga menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk menjaga kesehatan dan tumbuh kembang anak di tengah kondisi pascabencana.
Satu porsi makanan bergizi mungkin terlihat sederhana. Namun, bagi masyarakat yang sedang berjuang melewati masa sulit, bantuan tersebut menjadi bentuk kepedulian yang berarti.
Yayasan Abi Umi bersama Rumah Zakat menyampaikan terima kasih kepada seluruh donatur yang telah menjadi bagian dari ikhtiar ini. Semoga setiap makanan yang disalurkan memberikan manfaat, menjaga kesehatan penerima manfaat, dan menjadi keberkahan bagi seluruh pihak yang telah mendukung.
Sahabat, yuk terus peduli dan berbagi bersama Rumah Zakat.
Newsroom
Muhammad Rizal Rahman


