DILANDA KEKERINGAN, RUMAH ZAKAT SALURKAN AIR BERSIH UNTUK WARGA BANYUMAS

BANYUMAS. Rumah Zakat salurkan air bersih untuk korban kekeringan yang melanda wilayah Banyumas, Rabu (16\08). Salah satunya di Desa Pegalongan, Kecamatan Patikraja yang warganya susah untuk mendapatkan pasokan air bersih. Rumah Zakat kemudian melakukan tindakan cepat setelah mendengar kabar adanya desa yang terdampak kekeringan.

Sembodo Nugroho, Fasiliator Desa Berdaya Rumah Zakat terdekat di daerah terdampak kekeringan langsung mengadakan penanganan dengan menyalurkan air bersih. Setidaknya dua dari tiga dusun di desa tersebut sulit mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. Terlebih lagi PAMSIMAS (Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat) yang menjadi sumber air bersih tidak berfungsi dan keruh.

“Air dari PAMSIMAS sudah tiga hari mati, dan kalau keluar warna airnya keruh kehitaman,” Ujar Pak Basis, Kepala Dusun Cunil. Adalah dusun yang paling berdampak dari kekurangan air tersebut.

“Air Bersih sangat kami butuhkan, apalagi buat kebutuhan dapur. Akhir-akhir ini air dari PAMSIMAS tidak mengalir”, ungkap Pak Dodo, Kepala Desa Pegalongan.

Saat mobil tanki air bersih Rumah Zakat datang, warga berdatangan dan mengantri untuk mendapatkan air secara bergiliran. “Harapannya, air bersih seperti ini sering dilakukan, mengingat kebutuhan akan air bersih terus bertambah seiring dengan lamanya musim kemarau,” ungkap Narsito, warga desa terdampak kekeringan.

Newsroom/Kuna
Banyumas

Tags :
Konfirmasi Donasi