KETERBATASAN FISIK, TAK HALANGI PAK IMAT UNTUK BERKARYA BERSAMA RZ

indexSUBANG. Pak Imat (39) tinggal di rumah sederhana bersama istri dan 1 orang anaknya di Desa Cisaat, Kec Ciater, Subang. Meski memiliki keterbatasan fisik, ia memilih untuk tetap produktif. Sehari-hari pak Imat adalah pengrajin souvenir berbahan kayu bambu berupa miniatur rumah adat, gelang, gantungan kunci dll. Setiap hari pak Imat dari pagi sampai sore duduk di depan rumah sambil membuat souvenir.

Pertemuan dengan RZ pun menjalankan program Budidaya Domba di desa Cisaat, saat itu Pak Imat tak mampu mengikuti program tersebut.

Namun ketika RZ menambah program Budidaya Daun Bawang, Pak Imat menyatakan ketertarikannya. Supaya menambah variasi aktivitas dan pendapatannya, pak Imat memelihara 50 polibag di pekarangannya. Program Budidaya Daun Bawang ini memiliki keunggulan dapat ditanam di lahan sempit dan harga panen yang relatif stabil.

Bulan Mei yang lalu panen perdana pak Imat bersama warga desa lainnya. Daun bawang ini mampu menambah penghasilan warga hingga Rp 700.000 per bulan.

“Pekerjaan pokok pak Imat sebagai pengrajin terus didampingi oleh RZ, terutama dari aspek pemasaran. Adapun di aspek produksi pak Imat membutuhkan tambahan alat produksi berupa solder khusus dan beberapa alat lainnya. Bahkan pak Imat pun masih ingin menambah bibit daun bawang untuk memenuhi pekarangannya, agar dapat menambah biaya sekolah anak semata wayangnya yang kini mau masuk TK.” papar Rico Ayatul Yuza, Relawan Inspirasi RZ.

Newsroom/Rico Ayatul Yuza
Subang

Tags :
Konfirmasi Donasi