KLINIK RBG RZ PEKANBARU AJAK MASYARAKAT BERBAGI MELALUI “SEDEKAH SAMPAH”RZ’S RBG PEKANBARU CLINIC INVITE THE COMMUNITY TO JOINT TRASH CHARITY

KLINIK RBG RZ PEKANBARU AJAK MASYARAKAT BERBAGI MELALUI SEDEKAH SAMPAHPEKANBARU. (08/08) Sampah masih menjadi masalah utama di Kota Pekanbaru, apalagi produksi sampah yang kini mencapai 350 ton per hari sehingga pengelolaan sampah perlu dilakukan secara komprehensif dan terpadu.
Wali Kota Pekanbaru, Firdaus MT menuturkan bahwa Pekanbaru kesulitan dalam mengangkut sampah tiap hari ke tempat penampungan sampah hingga menumpuk selama dua hari pada tiap lokasi penampungan sampah pada rumah-rumah masyarakat.

Klinik RBG RZ Pekanbaru memiliki salah satu program pemberdayaan masyarakat dalam bentuk “Sedekah Sampah”. Klinik yang dikelola bersama Cita Sehat Foundation (CSF) ini merupakan salah satu klinik yang memberikan layanan gratis kepada masyarakat miskin.

Program “Sedekah Sampah” yang sudah berjalan di salah satu wilayah binaan, Pulau Karam, merupakan salah satu upaya untuk mengajak masyarakat dalam menjaga lingkungannya tetap bersih dan sehat. Masyarakat diberi penyuluhan tentang cara memilah sampah rumah tangga dan sampah yang masih dapat di daur ulang kembali. Program “Sedekah Sampah” ini dilaksanakan dengan memberdayakan masyarakat setempat dan telah berjalan hingga kurun waktu 1 tahun ini.

Pada bulan Agustus ini klinik RBG RZ Pekanbaru memulai program “Sedekah Sampah” yang terpusat di klinik. Program ini mendapatkan sambutan penuh antusias dari para member Klinik RBG RZ yang 92% berasal dari masyarakat miskin. Selain member RZ, program ini juga diikuti oleh pasien umum klinik dan masyarakat Pekanbaru secara umum dengan jumlah peserta sekitar 30 orang.

Program “Sedekah Sampah” ini sangat sederhana. Peserta program ini cukup datang langsung ke klinik RBG RZ yang beralamat di Jl. Nenas No. 11 Kecamatan Sukajadi Kota Pekanbaru dengan membawa sampah yang telah dipilah. Sampah yang bisa disedekahkan berupa plastik bekas (kemasan mie, minyak goreng, botol/gelas minuman), kertas (buku/koran/kertas bekas, kemasan makanan/minuman dr kertas), logam (kaleng minuman, panci bekas, besi, dan lain-lain).
Sampah plastik atau kemasan yang disedekahkan tidak boleh robek ke bawah, jadi harus dibuka mendatar di bagian atas. Sampah yang disedekahkan juga harus dalam kondisi kering. Untuk sedekah sampah dalam jumlah banyak (komunitas), lingkup satu RT misalnya, sampah bisa dijemput dengan menghubungi Ketua Tim Sedekah Sampah, Fitiani Mulyana.

Sampah yang telah terkumpul kemudian dipilah untuk selanjutnya dijual ke pengepul. Hasil penjualan sampah ini mencapai Rp 300.000 tiap bulannya. Hasil penjualan sampah ini disedekahkan ke Klinik RBG RZ yang nantinya akan dimanfaatkan untuk biaya kegiatan-kegiatan di klinik.

“Saya sudah lama menjadi member klinik RBG RZ ini dan banyak menerima layanan secara gratis. Alhamdulillah… Saya sekarang bisa ikut menyumbang di program klinik ini walaupun hanya dengan plastik bekas.” ujar Novi (40) salah satu member Klinik RBG RZ Pekanbaru.

“Program ini selain bertujuan untuk mengurangi sampah daur ulang yang biasanya dibuang langsung oleh masyarakat, juga untuk menumbuhkan jiwa berbagi kepada para mustahiq (masyarakat miskin) sekalipun melalui sampah atau barang bekas.”, ujar Emi Susanti, Manajer Klinik RBG RZ Pekanbaru. Emi juga berharap agar nantinya seluruh masyarakat Pekanbaru dapat bergabung dalam program “Sedekah Sampah” ini.

Newsroom/Emi Susanti
Pekanbaru)KLINIK RBG RZ PEKANBARU AJAK MASYARAKAT BERBAGI MELALUI SEDEKAH SAMPAHTrash is still a major problem in the city of Pekanbaru especially waste production has now reached 350 tons per day so that the waste management needs to be done comprehensively and integrated.
Mayor of Pekanbaru, Firdaus MT said that Pekanbaru have a difficulty in transporting the garbage every day to the shelter so that the trash piled up for two days at each location of landfill on people’s homes.

RBG clinic of RZ Pekanbaru has one of the community empowerment programs in the form of “Trash charity”. Clinics run jointly namely Cita Sehat Foundation (CSF) is one of the clinics that provide free services to the poor.

“Trash charity” Program which has been running in one of RZ’s target area, Karam Island, is an effort to invite the community in keeping the environment clean and healthy. The communities were given counseling on how to sort household waste and rubbish that can still be recycled back in. “Trash charity” Program is implemented by empowering local people and it has been running a year.

In August RZ’s RBG Pekanbaru clinic started “Trash charity” Program centered at the clinic. The program is getting enthusiastic welcome from the members of RZ’s RBG Pekanbaru in which 92% of the member come from the poor. In addition to RZ members, this program is also followed by a public patient of the clinics and society in general with the number of participants approximately 30 people.

“Trash charity” Program is very simple. Participants of this program just need to come directly to the clinic at Jl. Nenas No. 11 Sukajadi districts Pekanbaru City by bringing trash that has been sorted. Trash that can be used such as plastic (noodles packagin, cooking oil / drinking bottles), paper (book / paper / waste paper, food / beverage packaging etc), metal (cans, pot scrap, iron, etc).

Plastic waste or packaging collected should not be torn down, so it should be opened flat on top. The trash also must be in dry conditions. For Trash charity in large quantities (community), the scope of the RT (neighborhood), for example, the trash can be picked up by contacting the Trash Charity Team Leader, Fitiani Mulyana.

Trash that has been collected and sorted then will be sold to collectors.
Proceeds from “Trash charity” Program reaches to Rp 300,000 per month, this proceeds from sales of trash wherewithal to RZ’s RBG Clinic which will be utilized for the cost of the activities at the clinic.

“I’ve long been a member of RZ’s RBG Clinic and many receive the service for free. Alhamdulillah … I am now able to contribute in this program, although only with the used plastics. “Said Novi (40) one RZ’s RBG Clinic’s member.

“This program aims to reduce recycling trash that normally discarded by the community, as well as to foster sharing to the mustahiq (poor) even through the trash or used goods.” Said Emi Susanti Manager of RZ’s RBG Pekanbaru, Emi also hoped that wider community will be able to join “trash Charity” program.

Newsroom/Emi Susanti
(Pekanbaru)

Tags :
Konfirmasi Donasi
id_IDBahasa Indonesia
en_USEnglish id_IDBahasa Indonesia