MELUANGKAN WAKTU UNTUK ANAK

leisure-model-dewasa-devi-herawati-anak-_140918124547-398Membesarkan anak adalah pekerjaan yang tidak mudah. Mungkin ini adalah tanggung jawab yang paling besar di dunia.

Menjadi orang tua yang bekerja membuat pengasuhan anak semakin penuh tantangan. Kadang, duduk bersama dan makan sangat sulit dilakukan.

Tapi, seperti dikutip dari laman Kidshealth.org, tidak ada yang paling diinginkan anak selain bisa menghabiskan waktu dengan orang tuanya. Coba bangun 10 menit lebih pagi supaya Anda bisa sarapan dengan anak. Atau biarkan cucian piring menunggu dan habiskan waktu setelah makan malam untuk ngobrol bersama anak.

Anak yang tidak mendapatkan perhatian dari orang tua seringkali berperilaku kurang baik karena mereka akan mendapat perhatian dari perilaku buruknya.

Banyak orang merasakan nikmatnya bisa menghabiskan waktu dengan anak. Ciptakan malam istimewa setiap pekan untuk bisa bersama anak. Biarkan anak memutuskan apa yang mereka ingin lakukan. Cari cara untuk berhubungan dengan anak, seperti meninggalkan catatan di kotak makannya.

Ketika anak beranjak remaja, orang tua juga tetap harus memberikan perhatiannya sebanyak saat anak kecil. Orang tua harus menyediakan waktu saat remajanya ingin cuhat, untuk diantar ke konser, atau sekadar ke rumah teman.

Bagi orang tua yang bekerja kata kuncinya adalah fokus di hal-hal kecil bersama. Misalnya, membuat kudapan bersama, bermain kartu, bahkan berjalan-jalan di mal melihat baju. Hal-hal kecil itu membuat anak ingat perhatian orang tuanya.

Ketika segala cara sudah ditempun dan anak mengecewakan orang tua dengan perilakunya, orang tua perlu memikirkan soal ekpektasinya. Mungkin orang tua perlu memofikasinya pola pengasuhannya.

Saat anak mengalami perubahan, orang tua perlu melakukan hal serupa. Bisa jadi apa yang cocok di anak saat ia berumur satu tahun, tidak cocok ketika ia berusia empat tahun. Jadilah orang tua yang fleksibel, agar orang tua tidak stres.

Sumber: republika.co.id

Tags :
Konfirmasi Donasi