MENGENALI ANAK TIPE INTROVERT

anak-introvert-_150315101007-172Anak introvert menikmati sosialisasi, tapi mereka lebih suka melakukannya satu lawan satu. Berikut ini ciri-ciri anak introvert, dikutip dari parentsindonesia.com.

Mereka sangat antusias terhadap sesuatu yang mereka suka, Anda pikir dia ekstrovert
“Anjing membuat putri saya banyak bicara. Dia bertanya kepada semua orang tentang hewan peliharaan mereka!” Jillian Thibodeau, Morgan Hill, California.

Introvert cenderung tenggelam dalam topik yang mereka suka, dan hal itu bisa menjadi nilai plus saat mereka beranjak dewasa. “Sebuah karunia bahwa individu introvert mampu duduk tenang dan memikirkan sesuatu secara mendalam,” kata Dr. Laney.

Membicarakan dinosaurus bisa “menghidupkan” seorang anak balita yang biasanya pendiam karena dia haus informasi lebih dan senang berbagi pengetahuan. Anda bisa membantu mengoptimalkan si introvert dengan menunjukkan ketertarikan seputar topik favoritnya.

Tentu Anda ingin mengajarkan anak untuk memahami ketertarikan orang lain (karena tidak semua orang suka membicarakan T-Rex), maka pastikan Anda juga membicarakan ketertarikan Anda, saran Dr. Laney. Dengan mendorong dia melihat dunia luar, Anda telah membukakan pintu ke berbagai pengalaman baru yang menakjubkan.

Mereka awalnya menarik diri dalam pertemuan besar
“Ketika berhadapan dengan banyak orang, balita saya memilih untuk mengamati terlebih dulu. Namun akhirnya dia bisa berbaur!” Michelle Ciarlo-Hayes, Philadelphia, Pennsylvania.

Anak introvert perlu waktu untuk beradaptasi dengan dinamika kelompok. “Tapi setelah 10 menit, begitu si introvert sudah menguasai situasi, Anda tidak akan tahu bahwa awalnya dia kesulitan membaur dengan sekelilingnya,” kata Dr. Laney.

Anda bisa membantu si introvert melewati transisi dengan cara duduk di sebelahnya dan tidak memaksa dia untuk langsung terjun dalam aktivitas kelompok, kata Dr. Walfish. “Katakan bahwa ketika dia sudah siap, dia bisa mendekat ke arah anak-anak lain agar dia bisa mengamati lebih dekat.” Beri pujian atas ketertarikannya terhadap suasana sekitar. Pada akhirnya, dia akan siap mengikuti aksi anak-anak lain.

Mereka adalah semangat sebuah pesta (jika pestanya hanya untuk dua orang)
“Anak saya yang berusia 5 tahun hanya punya dua atau tiga sahabat akrab di sekolah, sementara saudaranya punya 20. Dia menarik diri dari orang asing dan bersembunyi di belakang kaki saya.” Kendra Brodin, Shoreview, Minnesota.
Individu introvert senang berhubungan dengan orang lain–tapi mereka memenuhi kebutuhan itu dengan hanya sedikit teman dekat. Bantu anak dengan mengikutsertakan dia ke banyak playdatebersama seorang teman dekat (namun pastikan Anda memberi dia waktu untuk menenangkan diri setelah beraktivitas).

Anda juga bisa perlahan-lahan mengarahkan dia ke pertemanan baru karena dia butuh sedikit dorongan dari Anda untuk meluaskan dunianya. Coba pertimbangkan untuk menghubungi salah satu ibu teman sekelas anak dan mengundang mereka berdua untuk berkunjung ke rumah Anda. “Hal itu tidak hanya menciptakan suasana sederhana bagi anak Anda untuk menjalin pertemanan, melainkan memberi bahan pembicaraan bagi mereka di sekolah,” kata Gwen Nelso.

Sumber: republika.co.id

Tags :
Konfirmasi Donasi