[:ID]MENILIK KEBUN GIZI DI KAMPUNG PARANG MAKASSAR[:en]THE POTRAIT OF NUTRITION GARDEN IN MAKASSAR [:]

[:ID]MAKASSAR. (20/10) Beginilah potret kegiatan masyarakat Kampung Parang Kota Makassar di Kebun Gizi binaan Rumah Zakat dan Cita Sehat. Sejumlah warga terlihat sedang panen kangkung di Kebun Gizi tersebut.

“Awalnya, warga disini secara masing-masing menanam sayur di halaman rumah mereka masing-masing dengan media tanam pot, plastik bekas minyak goreng atau sabun bahkan ada juga yang menggunakan sepatu bekas. Pada akhir 2014 barulah kita dari Rumah Zakat dan Cita Sehat mengadakan pertemuan dengan warga dan terbentuklah Kebun Gizi ini,” papar Salmiah, Public Health Cita Sehat Makassar.

Kebun Gizi dengan ukuran 6 x 12 meter yang berada di Jl. Muh. Ilyas RW 06 Kampung Parang ini kini telah ditanami berbagai jenis sayur mayur, diantaranya kangkung, mentimun, terong, kemangi, gambas, kacang panjang, tomat, paria pahit, sereh, jagung, dan cabai merah.

“Tantangan yang biasanya dihadapi dalam menggulirkan Kebun Gizi ini yaitu kondisi cuaca di Makassar yang cenderung kemarau sehingga para warga menjadi kurang semangat. Tapi disitulah peran ekstra yang harus kami lakukan. InshaAllah dengan istiqamah, semua bisa tetap semangat dan tertarik mengikuti program Kebun Gizi,” pungkas Salmiah.

Newsroom/ Nurul Rahayu
Makassar[:en]MAKASSAR. This is the portrait of Kampung Parang community activities. Makassar City in Nutrition Garden built Zakat House and Healthy Cita. Number residents are seen harvesting kangkung in the nutrition Garden.

“Initially, residents here plant vegetables in the yard of their homes each with a media planting pots, used oil plastic or soap even some are using used shoes. At the end of 2014 then we from Rumah Zakat and  Cita sehat held meeting with the residents and formed this Nutrition Garden, “said Salmiah, Public Health of Cita Sehat Makassar.

Nutrition Garden with the size of 6 x 12 meters located on Jl. Muh. Ilyas RW 06 Kampung Parang has now been planted with various types of vegetables, such as kale, cucumber, eggplant, basil, gambas, long bean, tomatoes, bitter pariah, lemon grass, corn, and red pepper.

“The usual challenges faced in rolling this Nutrition Garden are weather conditions in Makassar that tend to dry so that the citizens become less enthusiasm. But that’s where the extra role should be done. Insha Allah with consistency, all can remain enthusiastic and interested to participate in Nutrition Garden program, “said Salmiah.

Newsroom/ Nurul Rahayu
Makassar[:]

Tags :
Konfirmasi Donasi
id_IDBahasa Indonesia
en_USEnglish id_IDBahasa Indonesia