MENJAWAB TANYA NELAYAN DI DESA DEDETA, MALUKU UTARA

Dedeta, Maluku Utara. Rabu, (03/07/2019) Adalah Rahban Mologotu dan Mulyadi. 2 nelayan yang tengah kelelahan karena 1 hari 1 malam bertarung dengan samudera mencari peruntungan lewat memancing ikan tuna. Namun juga bahagia karena sebentar lagi pundi-pundi rupiah dia dedikasikan untuk anak-anaknya yang akan mendaftar sekolah SMA.

***

Ikan tuna, merupakan potensi unggulan perikanan dan kelautan di wilayah perairan Halmahera. Harga jual di kota (Ternate) sekitar Rp 50.000-60.000. Sedangkan harga beli di pulau sekitar Rp 20.000-30.000.
Bagi nelayan kepulauan jika sedang musim ikan tuna, maka ini adalah kesempatan emas untuk memancing.
.
Namun ada problem disini. Pertama, tidak ada penampung ikan tuna yang mengakomodir hasil tangkapan. Pernah ada, namun bukan orang pribumi. Sehingga sudah sering terjadi ikan-ikan mereka dibeli tapi akhirnya mereka lari tanpa membayar ikan tersebut.
.
Kedua, jika ikan tuna hanya tok menjadi konsomsi masyarakat. Maka jumlahnya melebihi kebutuhan yang ada sehingga harganya murah. Sedangkan untuk menuju ke tempat ikan tuna, nelayan harus menghabiskan sekitar 30 liter bensin campuran dengan harga per liter sekitar 15 ribu selama 1 hari 1 malam melaut.
.
“Semoga ada solusi yang bisa menjawab tanya dari para nelayan yang ingin semakin berdaya.
Terima kasih kepada Rumah Zakat, Desa Berdaya dan Yayasan Masjid Nusantara yang telah memberikan bantuan perahu berdaya.Semoga semakin berkah dan jaya,” ungkap Siti Fatonah.

Newsroom
Kuna

Tags :
Konfirmasi Donasi