MENUJU DESA WISATA, RUMAH ZAKAT DUKUNG WARGA RELOKASI MERINTIS PROGRAM URBAN FARMING

SURAKARTA– Semakin terbatasnya lahan akibat pembangunan, membuat kegiatan berkebun jarang ditemukan di perkotaan. Urban farming atau berkebun di kota ini bisa dibilang muncul sebagai jawaban atas kegelisahan masyarakat dalam menyikapi keterbatasan lahan. Langkah ini pula yang diambil Rumah Zakat Cabang Solo sebagai bentuk kepeduliannya terhadap pemberdayaan lingkungan.

Minggu (29/07), melalui program Kemandirian Lingkungan Rumah Zakat bersama warga Ngemplak Sutan, bergotong royong mengembangkan kegiatan Urban Farming. Warga Ngemplak Sutan yang berjumlah 112 kepala keluarga ini berlatar belakang sebagai warga relokasi dari banjir bandang Pucang Sawit yang terjadi pada tahun 2010.

Dengan memanfaatkan lahan yang sempit, warga Ngemplak Sutan, RT 03 RW 37, Mojosongo ini telah berhasil mengembangkan sebuah taman aquaponik dan budidaya ikan lele sejak dua bulan terakhir. Melalui binaan Rumah Zakat, Ketua Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM 3) dan Ketua RT 03 RW 37 ini juga semakin optimis untuk mulai merintis ke arah Desa Wisata.

“Harapan kedepannya, dari program Urban Farming ini selain untuk ketahanan pangan, kita juga ingin mengarah ke pengembangan ekonomi. Menggagas ide dari Dinas Pariwisata juga yang menginginkan kita untuk maju sebagai Desa Wisata di tingkat Jawa Tengah,” ujar Antonio Suparto (58), selaku Ketua RT 03 RW 37.

Pengembangan ke arah ekonomi ini juga dibenarkan oleh Siwanto (38) selaku Ketua KSM 3. Beliau menginginkan urban farming ini tidak hanya sebagai hiasan semata, namun juga memiliki nilai jual tersendiri untuk kepentingan bersama. “Oleh karena itu, saat ini kita tidak lagi menggunakan metode polybag karena saya rasa penjualannya lebih sulit ketimbang metode aquaponik. Penjualannya pun sementara baru tahap ke pasar terdekat, namun kedepannya kita akan pasarkan di Supermarket,” ujarnya disela-sela kegiatan urban farming.

Ditambahkan pula oleh Antonio, bahwa pihaknya sangat berterima kasih kepada Rumah Zakat Solo atas dukungan moril maupun materil pada program urban farming ini. “Ya harapannya kedepan, semoga tidak hanya Rumah Zakat saja yang terlibat, namun kita juga membutuhkan dukungan moril serta materil dari pemerintah juga untuk menyukseskan program ke arah Desa Wisata,” ujarnya.

Newsroom/ Nurul Ulfa
Surakarta

Tags :
Konfirmasi Donasi