[:ID]PAKET LEBARAN UNTUK ANAK-ANAK SUMBAWA[:en]EID GIFT FOR SUMBAWA’S CHILDREN[:]

[:ID]SUMBAWA. Rumah Zakat menyalurkan kebutuhan paket lebaran untuk Saiful dan Haikal, anak asuh Rumah Zakat di Desa Jorok Unter Iwes, Sumbawa. Saiful dan Haikal adalah saudara kandung. Orang tuanya sudah bercerai sejak  beberapa tahun yang lalu. Menurut info terakhir, ayahnya bekerja sebagai TKI di Malaysia, sedangkan ibunya sudah menikah lagi dan menetap di Kab. Pinrang Sulawesi Selatan. Namun begitu, baik ayah maupun ibunya tidak pernah memberi kabar apapun.

Saat ini, Saiful dan Haikal tinggal bersama dengan Saripah (65), neneknya. Sehari-hari, Saripah bekerja membuat bantal. Namun, ia hanya bisa melakukan pekerjaanya saat musim kapas tiba. Rumah yang sekarang ditempati juga punya orang lain. 5 hari setelah lebaran nanti, mereka diminta keluar dari rumah tersebut karena akan dipakai oleh pemiliknya.

Selain itu, Rumah Zakat juga memberikan hadiah paket sekolah untuk Aidil. Ibunya sudah meninggal, sementara ayahnya adalah seorang buruh tani di sana. Seringkali penghasilannya tidak cukup untuk biaya kebutuhan keluarga.

“Bantuan paket sekolah yang juga kami jadikan sebagai kado lebaran ini semoga dapat membantu mereka dan menambah semangat belajar saat masuk sekolah nanti. Kami jadikan ini sebagaI momen untuk berbagi kebahagiaan kepada mereka yang membutuhkan,” pungkas Repi, relawan Rumah Zakat.

Newsroom/Rico

Sumbawa [:en]SUMBAWA. Rumah Zakat distributed Eid Gift package for Saiful and Haikal, foster children of Rumah Zakat in Jorok Unter Iwes Village, Sumbawa. Saiful and Haikal are siblings. Their parents have been divorced since a few years ago. According to the latest info, their father worked as a (Indonesian migrant workers) in Malaysia, while their mother was married again and settled in Kab. Pinrang South Sulawesi. However, neither his father nor his mother ever gave any news.

 

Currently, Saiful and Haikal live together with Saripah (65), their grandmother. Saripah works making pillows. However, she can only do his job when the cotton season arrives. The house that is now occupied also belong to someone else. 5 days after Idul Fitri, they are asked to leave the house because it will be used by the owner.

 

In addition, Rumah Zakat also gave a gift of school package to Aidil. His mother was dead, while his father was a farm laborer there. Often the income is not enough to cover the cost of family needs.

 

“School packages that we also make as Eid gift, hopefully can help them and increase the spirit of learning when entering school later. We made this as a moment to share happiness to those in need, ” Repi said, Rumah Zakat volunteers.

Newsroom/Rico

Sumbawa[:]

Tags :
Konfirmasi Donasi
id_IDBahasa Indonesia
en_USEnglish id_IDBahasa Indonesia