PEDULI LINGKUNGAN, SD JUARA BUAT BIOPORI DI LINGKUNGAN SEKOLAH

PEDULI LINGKUNGAN, SD JUARA BUAT BIOPORI DI LINGKUNGAN SEKOLAHPEKANBARU. Pembuatan lubang Biopori di SD Juara Pekanbaru dilaksanakan di SD Juara Pekanbaru pada Hari Kamis, 18 Februari 2016 di awal pagi Kamis Ceria seusai senam pagi. Lubang yang dibuat bekerjasama dengan MDI RZ Cabang Pekanbaru Bapak Meriko.

Menurut Godam64, lubang biopori lubang yang dengan diameter 10 sampai 30 cm dengan panjang 30 sampai 100 cm yang ditutupi sampah organik yang berfungsi untuk menjebak air yang mengalir di sekitarnya sehingga dapat menjadi sumber cadangan air bagi air bawah tanah, tumbuhan di sekitarnya serta dapat juga membantu pelapukan sampah organik menjadi kompos yang bisa dipakai untuk pupuk tumbuh-tumbuhan. Lubang Biopori yang dibuat seharusnya sebanyak 16 buah. Namun yang berhasil sebanyak 12 buah karena lubang yang digali banyak terdapat material batu timbunan.

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka Program Adiwiyata yang sedang digalakkan di SD Juara Pekanbaru. Nikmat rezeki berupa hujan sangat kami syukuri. Namun, muncul masalah di lingkungan SD Juara Pekanbaru yaitu terjadinya genangan air karena daya resapan tanah yang kurang baik disebabkan tanahnya berupa tanah timbunan. Inilah fungsi biopori untuk mempercepat resapan air yang tergenang.

Alat yang digunakan adalah bor tanah. Proses pelaksanaan pembuatan lubang Biopori, yaitu: Pavin block yang ada dibuka terlebih dahulu. Kemudian mata bor yang berbentuk silinder ditancapkan dan diputar dengan tongkat besi seperti huruf T.

“Pembuatan lubang ini membutuhkan 2 orang atau lebih karena tanah di SD Juara Pekanbaru sebelumnya adalah tanah rawa yang ditimbun dengan tanah liat. Karena proses pengerasan yang lama sehingga tanah ini sangat keras dan padat,” tutur Suriksodi Saputro, kepala sekolah SD Juara Pekanbaru***

Newsroom/Taufik Hidayat
Pekanbaru

Tags :
Konfirmasi Donasi