[:ID]PEMBERDAYAAN WIRAUSAHA BAKSO JAMUR DI CIANJUR[:en]ENTREPENEURIAL ASSISTANCE FOR MUSHROOM BALL BUSSINESS IN CIANJUR [:]

[:ID]CIANJUR. (20/03), Cianjur merupakan kabupaten terluas ke-3 di Jawa Barat, dengan kekayaan alamnya Cianjur berpotensi menjadi Kabupaten yang maju dan berdaya, Rumah Zakat ambil bagian dalam percepatan pembangunan di Cianjur, salah satunya dengan terus menghidupkan perekonomian masyarakat pedesaan. Desa sebagai penyokong roda pembangunan mempunyai posisi strategis, untuk itu Rumah Zakat dengan program Desa Berdaya berhasil mencetak wirausaha rumahan baru setiap bulannya.

Seperti disini, di Desa Sindangjaya telah berjalan program pemberdayaan ekonomi masyarakat dengan mengambil potensi yang ada di masyarakat, yaitu Produk rumahan Bakso Jamur.

Produk ini telah berhasil memberikan tambahan income di kelompok binaan Rumah Zakat, salah satu nya Ibu Neng, warga kampung Gunung batu rt 03/09 ini sekarang mempunyai penghasilan tambahan untuk keluarganya melalui produksi Bakso jamur.

Bakso jamur dikemas dengan kemasan modern dengan teknologi mesin press membuat bakso jamur ini bisa tahan hingga 1 bulan dan sudah tersebar hingga ke desa seberang.

Tak hanya itu, Ibu neng juga membuat Booth kecil dagangan di depan rumah, dan menjual Bakso Jamur Bakar, Bakso bakar ini sangat di gemari oleh anak anak sehingga dari hari ke hari bertambah penggemar bakso bakar ini.

“Semoga usaha pemberdayaan masyarakat seperti ini bisa di ikuti oleh berbagai lapisan masyarakat pedesaan, sehingga misi Rumah Zakat yaitu Dari desa membangun negeri cepat segera tercapai,” ujar Ade Ridwan, Fasilitator Rumah Zakat

Newsroom
Nurul / Lailatul Istikhomah[:en]CIANJUR. (20/03), Cianjur is the 3rd largest regency in West Java, with its natural wealth Cianjur has the potential to become an advanced and empowered District, Rumah Zakat takes part in accelerating development in Cianjur, one of them by continuing to revive the economy of rural communities. Village as a supporter of development wheel has a strategic position, for that Rumah Zakat with Empowered Village program managed to print new entrepreneur every month.

As here, in the village of Sindangjaya has run the program of economic empowerment of society by taking the potential that exists in the community, namely Homemade Mushroom Ball.

This product has managed to provide additional income in the group built by Rumah Zakat, one of Ibu Neng, a resident of Gunung Batu rt 03/09 village now has an additional income for her family through mushroom ball production.

Mushrooms ball packed with modern packaging with press machine technology makes this mushroom meatballs can last up to 1 month and has spread to the village across.

Not only that, Ibu neng also make small Booth in front of her house, and sell Grilled Mushroom Ball, grilled Meatball that are very loved by the children so that from day to day the fans of her product has increased.

“Hopefully this community empowerment effort can be followed by various layers of the communities, so the mission of Rumah Zakat is from the village to build the country quickly achieved immediately,” said Ade Ridwan, Rumah Zakat’s Facilitator.

Newsroom
Nurul / Lailatul Istikhomah[:]

Tags :
Konfirmasi Donasi
id_IDBahasa Indonesia
en_USEnglish id_IDBahasa Indonesia