PEMERINTAH BANGLADESH STUDI BANDING KE KLINIK JICT

JAKARTA. Sebanyak 10 rombongan dari Kementerian Buruh dan Tenaga Kerja Bangladesh dan beberapa perusahaan Bangladesh mengunjungi Klinik Sehat JICT. Tujuan kunjungan tersebut untuk studi banding program Pemerintah dan Corporate Social Responsibility (CSR). Demikian dikatakan Eni Kurniasih, Kepala Klinik Sehat JICT, seusai menerima rombongan di Jakarta. Selasa (28/9).

JICT merupakan salah satu perusahaan yang dipilih untuk dikunjungi oleh rombongan Pemerintah dan perusahaan Bangladesh. Menurut Eni JICT dianggap berhasil melaksanakan program CSR di bidang pemberdayaan anak putus sekolah, buruh anak, kesehatan masyarakat dan kesehatan lingkungan.

Eni menjelaskan, rombongan Kementerian Buruh dan Tenaga Kerja Bangladesh dibiayai oleh International Labour Organization (ILO) untuk studi banding ke Indonesia, “Mereka studi banding bagaimana cara penanganan anak jalanan putus sekolah atau pemberdayaan anak putus sekolah untuk mengatasi masalah tenaga buruh nasional,” jelasnya.

Selain itu, rombongan yang juga didampingi oleh perwakilan JICT dan Camat Koja mengunjungi Rumah Pintar, merupakan pendidikan non formal yang fokus pada pemberdayaan anak putus sekolah. Menurut Eni, salah satu program dari Rumah Pintar adalah bagaimana berorganisasi bersosialisasi dengan masyarakat. “Mereka juga mengikuti ujian kesetaraan tiap tahun sekali.”

Sekedar informasi, Klinik Sehat JICT sudah beroperasi sejak Juni lalu, klinik ini dilengkapi dengan fasilitas pelayanan seperti pengobatan umum, poli gigi, layanan persalinan, dan mobil ambulans gratis. Klinik Sehat JICT terselenggara sebagai wujud tanggung jawab sosial perusahaan JICT  di wilayah Koja dan sekitarnya. Bekerjasama dengan Rumah Zakat, diharapkan akan terjalin sinergi strategis untuk membantu meningkatkan kesehatan masyarakat Koja dan sekitarnya.***

Newsroom/ Eni Kurniasih
Jakarta

 

Tags :
Konfirmasi Donasi