Menjelang Idul Adha, dua puasa ini selalu ramai dibicarakan: Tarwiyah dan Arafah. Keduanya sama-sama dikerjakan di bulan Dzulhijjah, sama-sama sunnah, dan sama-sama punya keutamaan yang besar.
Tapi apa sebenarnya bedanya? Dan kalau cuma sempat satu, mana yang harus diprioritaskan?
Nah, Rumah Zakat akan membahas perbedaan puasa Tarwiyah dan Arafah, dari waktunya, dalilnya, keutamaannya, hingga mana yang lebih utama menurut para ulama.
Mengenal Puasa Tarwiyah
Sebelum membandingkan keduanya, penting untuk memahami masing-masing secara terpisah terlebih dahulu, dimulai dari Tarwiyah yang sering kali kurang dikenal dibanding Arafah.
Apa Itu Puasa Tarwiyah dan Kapan Waktunya?
Puasa Tarwiyah adalah puasa sunnah yang dikerjakan pada tanggal 8 Dzulhijjah – sehari sebelum wukuf di Arafah, dan dua hari sebelum Idul Adha.
Nama “Tarwiyah” berasal dari kata rawwaya, yang berarti memberi minum atau mempersiapkan bekal air. Secara historis, tanggal 8 Dzulhijjah adalah hari jamaah haji mempersiapkan bekal air untuk perjalanan menuju Arafah.
Dalil dan Keutamaannya
Dasar puasa Tarwiyah merujuk pada keutamaan umum berpuasa di 10 hari pertama Dzulhijjah yang disebutkan dalam hadis:
“Tidak ada hari-hari di mana amal saleh lebih dicintai Allah daripada hari-hari ini” – yaitu sepuluh hari pertama Dzulhijjah. (HR. Bukhari)
Imam Nawawi menyebutkan bahwa puasa Tarwiyah termasuk dalam anjuran puasa di hari-hari utama Dzulhijjah, meskipun dalil spesifik yang menyebut keutamaan Tarwiyah secara tersendiri dinilai lemah oleh sebagian ulama hadis. Namun berpuasa di hari ke-8 tetap dianjurkan berdasarkan keumuman hadis di atas.
Baca Juga: Mau Puasa Dzulhijjah tapi Masih Punya Utang Puasa Ramadhan, Bolehkah?
Mengenal Puasa Arafah
Kalau Tarwiyah adalah “pembukaan”, maka Arafah adalah puncaknya, puasa yang disebut langsung oleh Rasulullah SAW dengan janji yang sangat besar.
Apa Itu Puasa Arafah dan Kapan Waktunya?
Puasa Arafah dikerjakan pada tanggal 9 Dzulhijjah, hari di mana jutaan jamaah haji sedang menjalani wukuf di Padang Arafah.
Untuk yang tidak sedang berhaji, hari ini adalah kesempatan meraih pahala luar biasa tanpa harus berangkat ke Mekkah, cukup dengan menahan makan dan minum dari fajar hingga maghrib.
Keutamaan Luar Biasa yang Dijanjikan
Rasulullah SAW bersabda dengan sangat tegas tentang puasa ini:
“Puasa hari Arafah, aku berharap kepada Allah agar menghapus dosa setahun sebelumnya dan setahun sesudahnya.” (HR. Muslim)
Dua tahun dosa diampuni dengan satu hari puasa, tidak ada puasa sunnah lain yang punya janji penghapusan dosa sepanjang ini, selain puasa Asyura yang hanya satu tahun.
Perbandingan Langsung: Tarwiyah vs Arafah
Sudah kenal keduanya, sekarang saatnya membandingkan secara langsung agar tidak ada kebingungan lagi.
| Aspek | Puasa Tarwiyah | Puasa Arafah |
|---|---|---|
| Tanggal | 8 Dzulhijjah | 9 Dzulhijjah |
| Dalil spesifik | Lemah, tapi masuk keutamaan umum 10 hari Dzulhijjah | Kuat – HR. Muslim, shahih |
| Keutamaan | Bagian dari amal saleh di 10 hari Dzulhijjah | Menghapus dosa 2 tahun (sebelum & sesudah) |
| Status hukum | Sunnah | Sunnah muakkad (sangat ditekankan) |
| Posisi keutamaan | Lebih rendah | Lebih tinggi dan lebih kuat |
| Anjuran ulama | Dianjurkan sebagai pelengkap | Sangat dianjurkan, prioritas utama |
Kesimpulan perbandingan: Puasa Arafah jelas lebih utama dari puasa Tarwiyah, dari sisi dalil, kekuatan hadis, dan besarnya keutamaan yang dijanjikan. Tapi keduanya tetap sama-sama dianjurkan untuk dikerjakan berturut-turut di hari ke-8 dan ke-9 Dzulhijjah.
Kalau hanya sempat satu, pilih puasa Arafah. Kalau memungkinkan keduanya, kerjakan Tarwiyah dulu lalu lanjutkan dengan Arafah.
Baca Juga: Jadwal Puasa Zulhijah, Tarwiyah, dan Arafah 2026 Lengkap
Kesimpulan
Jadi, puasa Tarwiyah dan Arafah adalah dua ibadah sunnah yang saling melengkapi di hari-hari terbaik sepanjang tahun. Tarwiyah adalah pemanasan di hari ke-8, dan Arafah adalah puncaknya di hari ke-9, dengan janji penghapusan dosa dua tahun yang tidak dimiliki oleh puasa sunnah lainnya.
Jangan lewatkan kedua kesempatan ini, terutama Arafah yang keutamaannya begitu besar dan hanya hadir setahun sekali. Dan, yuk lengkapi ibadah di hari-hari terbaik ini dengan berbagi kebaikan melalui Rumah Zakat!

