PERJUANGAN IMAM SALURKAN PAKET RAMADHAN DI SIDOARJO

SIDOARJO (4/6). Muhammad Imam Muhlisin (26) salah satu Relawan baru di Rumah Zakat yang aktif membantu kegiatan Ramadhan, senin (13/5) malam mengalami musibah kecelakaan tunggal akibat kelelahan setelah mengikuti kegiatan penyaluran Ramadhan Rumah Zakat.

Imam pulang ke kos hingga larut malam setelah bantu penyaluran ramadhan. Karena lelah dan mengantuk, tanpa sadar, motornya sudah menepi dan menabrak pembatas jalan kereta api tepatnya di Aloha, Sidoarjo. Ia mengalami patah tulang lengan tangan kiri dan jari manis kiri.

Saat kejadian beruntung ada pengemudi ojek online yang baik hati yang kebetulan lewat dan membantunya ke rumah sakit terdekat. Bersyukur, Ia masih sadarkan diri, bisa berdiri dan bisa diajak komunikasi. Sang ojek online pun segera menghubungi keluarga terdekat dan memastikan kondisi Imam cukup baik untuk ditinggal sendiri.

Karena Rumah Sakitnya tidak bisa menangani lebih lanjut, akhirnya kakak kandung imam harus merujuknya ke RSAL dr. Ramelan dan langsung ditangani lebih lanjut. Pengobatannya tidak ditanggung oleh BPJS, sementara pihak keluarga harus segera melunasi administrasi dari Rumah Sakit. Yang kurang lebih harus membayar 23 juta untuk biaya rawat inap, operasi, penanaman pen dan kontrol.

Rumah Zakat segera merespon apa yang sedang menimpanya. Alhamdulillah biaya Kesehatan untuk Imam ditanggung oleh Rumah Zakat. Dengan harapan Imam bisa kembali beraktivitas dan memberikan kontribusi lebih banyak untuk ummat.

“Terimakasih Rumah Zakat atas bantuan kesehatannya. Kemarin kami sempat bingung darimana mendapatkan uang sebesar itu untuk biaya Rumah Sakit. Saya, ibu dan mas saya, sangat terbantu. Semoga musibah ini bisa jadi hikmah buat saya. Serta sukses dan berkah untuk Rumah Zakat dan donatur. Aamiin” ucap Imam terharu.

Newsroom
Zain/Abdullah Tsabit

Tags :
Konfirmasi Donasi