[:ID]PROGRAM SEKOLAH QURAN TERPADU UNTUK ANAK – ANAK DESA KEPENUHAN BARAT[:en]INTEGRATED QURAN SCHOOL FOR CHILDREN OF KAPENUHAN BARAT[:]

[:ID]RIAU. Rumah Zakat bersama warga Desa kepenuhan Barat
meluncurkan Sekolah Qur’an Terpadu, yakni suatu program
pelatihan seni Qiroat Qur’an dan tahfiz di Desa Kepenuhan Barat,
kecamatan Kapenuhan, Kab. Rokan Hulu, Riau (09/10).

“Tujuan di dirikannya Sekolah Qur’an Terpadu ini adalah sebagai
upaya mempersiapkan generasi yang cinta Quran dan mendorong
terbentuknya generasi yang beriman bertakwa kepada Allah” ujar
Basrul, Fasilitator Rumah Zakat untuk Kapenuhan Barat.

Pelatihan seni qiraatul Quran dan tahfiz ini diikuti oleh anak-anak
dari Dusun Sepakat, dan Sei Emas Desa Kepenuhan Barat. Kegiatan
yang tidak banyak diadakan dimasyarakat ini, terdiri dari 2
kelompok yakni kelompok seni dan kelompok tahfiz, dan akan
diawali dengan program tahsin selama 6 kali pertemuan, setelah itu
baru dilanjutkan dengan belajar seni selama 24 kali pertemuan.

Kegiatan perdana pun dimulai pada (09/10) dan akan selesai pada
bulan November, pertemuan dilaksanakan 4 kali dalam sepekan
bertempat di rumah salah seorang warga Dusun Sepakat.

“Setelah menuntaskan pelatihan ini diharapkan akan muncul qori-
qori muda berbakat yang akan berkiprah baik ditingkat kecamatan,
kabupaten maupun provinsi.

Bagi kelompok seni ditargetkan hasil  akhirnya mereka bisa tampil pada event – event yang ada di Desa dan kecamatan. Sedangkan untuk kelompok tahfiz ditargetkan hasil akhirnya mereka hafal minimal juz 30” ujar Basrul.

Newsroom/ Lailatul Istikhomah
Riau[:en]RIAU. Rumah Zakat with the villagers of Kapenuhan Barat launched the Integrated Quran School, a program of Qiroat Quran art training and tahfiz in Kapenuhan Barat Village, Kapenuhan sub-district, Rokan Hulu Regency, Riau (09/10).

“The goal in the establishment of this Integrated Quran School is as efforts to prepare a generation that love Quran and encourage the formation of a generation that believes to Allah “said Basrul, Facilitator of Rumah Zakat for Kapenuhan Barat.

The training of Qiraatul Quran and tahfiz is followed by the children from Dusun Sepakat, and Sei Emas Kepenuhan Barat hamlet. Activities which is not widely held in the community, consists of 2 groups ie art groups and tahfiz groups, and will started with tahsin program for 6 meetings, after that then continued to study art for 24 meetings.

The prime activity started on (09/10) and will finish on November, the meeting was held 4 times a week housed in the home of one of Sepakat Hamlet residents.

“After completing this training is expected to create talented young qori who will take good part in the sub-district, district or province. For the art group targeted results finally they can perform at events in the village and districts. As for tahfiz group targeted results finally they memorized at least juz 30 “Basrul said.

Newsroom / Lailatul Istikhomah

Riau[:]

Tags :
Konfirmasi Donasi
id_IDBahasa Indonesia
en_USEnglish id_IDBahasa Indonesia