REMAJA DESA KEDUNGUMPUL BERTANAM SAYURAN

TEMANGGUNG. Ahad pagi ini (10/02) nampak cerah. Beberapa remaja putri terlihat berkerumun di antara rak bambu warna warni. Mereka sedang memulai bertanam sayur di kebun gizi yang terletak di halaman rumah Fasilitator Desa Berdaya Rumah Zakat Desa Kedungumpul, Kecamatan Kandangan.

Dipandu oleh Mbak Dwi Utami, alumnus pendidikan pertanian OISCA Jepang, para remaja ini begitu bersemangat berolah tanah.

“sangat lucu, hidup di desa mengaku sebagai petani tapi sayuran selalu beli” pungkas mbak Dwi.

Harapannya dengan adanya kebun gizi ini dapat mendorong warga untuk ikut bertanam sayur dihalaman rumah masing masing.

Sementara itu, Andini, salahsatu diantara remaja yang ikut bertanam menyatakan rasa senangnya. Tadinya ia enggan ikut ikutan mengambil tanah, apalagi dicampur pupuk kandang. Namun saat terjun berolah tanah justru ia merasakan keasyikan tersendiri.

“Rasanya tidak sabar ingin segera melihat sayuran ini tumbuh dan bisa dipanen” pungkasnya

Program Kebun Gizi ini merupakan bentuk suport dari Rumah Zakat sebagai salahsatu upaya pemenuhan gizi masyarakat di Desa Kedungumpul. “Program ini akan diperluas hingga ke seluruh dusun di Desa Kedungumpul” ujar Anantiyo Widodo, Fasilitator Desa Berdaya

Newsroom
Asih Dwi/ Lailatul Istikhomah

Tags :
Konfirmasi Donasi