Makassar, 15 Mei 2026 — Rumah Zakat kembali menyalurkan bantuan perlengkapan sekolah untuk anak-anak prasejahtera di Kota Makassar. Program ini menghadirkan kebahagiaan bagi 12 anak di Jl. Galangan Kapal, Kelurahan Kaluku Bodoa, Kecamatan Tallo.
Salah satu penerima manfaat adalah Syahrul, anak seorang nelayan yang selama empat bulan harus pergi ke sekolah menggunakan sandal karena sepatu lamanya sudah sempit dan rusak.
Kondisi ekonomi keluarga membuat Syahrul belum bisa membeli sepatu baru. Meski demikian, ia tetap semangat bersekolah dan membantu orang tuanya saat libur sekolah.
Anak Nelayan yang Tetap Semangat Sekolah
Syahrul memanfaatkan waktu libur dengan bekerja di tempat pelelangan ikan. Ia membantu para penjual ikan mengisi air untuk kebutuhan dagangan mereka.
Dari pekerjaan tersebut, Syahrul mendapatkan penghasilan sekitar Rp15.000 hingga Rp20.000 setiap hari. Uang itu digunakan untuk membantu kebutuhan pribadinya dan uang jajan sekolah.
Keterbatasan ekonomi tidak membuat Syahrul menyerah untuk terus belajar. Ia tetap datang ke sekolah meski harus memakai sandal selama berbulan-bulan.
Bantuan Perlengkapan Sekolah Hadirkan Senyum Bahagia
Melalui program bantuan perlengkapan sekolah, Rumah Zakat memberikan sepatu baru dan kebutuhan sekolah lainnya kepada Syahrul serta 11 anak lainnya.
Saat menerima bantuan, Syahrul tampak bahagia meski hanya mengungkapkannya dengan senyum sederhana. “Saya sangat senang,” ujarnya singkat.
Program bantuan perlengkapan sekolah ini diharapkan dapat meningkatkan semangat belajar anak-anak penerima manfaat. Selain itu, bantuan tersebut juga menjadi bentuk dukungan agar mereka lebih percaya diri dalam menempuh pendidikan.
Rumah Zakat terus berkomitmen menghadirkan program pendidikan untuk membantu anak-anak prasejahtera meraih masa depan yang lebih baik.
Sahabat, yuk terus peduli dan berbagi bersama Rumah Zakat.
Newsroom
Muhammad Rizal Rahman


