RENGGINANG DAN RUMAH ZAKAT

RZ_mbok yati2BANDUNG. “Dua hal yang seolah-olah tidak bisa saya lupakan yaitu  2 R Rengginang dan Rumah Zakat,” ungkap Yati warga binaan Rumah Zakat di Kampung Harapan Baru RT 3/13, Desa Cikarang Kota, Kecamatan Cikarang Utara-Bekasi kepada Micro Business Officer Cikarang Lukman Nulhakim, Kamis (28/2).

Rengginang merupakan bisnis yang menjadi produk yang membantu dalam menopang keluarganya. Selama satu tahun ini Yati menyisihkan keuntungan dari penjualan rengginangnya, terkumpul sekitar 8 Juta. Uang 8 juta ini digunakan untuk menata rumahnya yang biasa dipakai untuk produksi rengginang. Saat ini menurutnya rumah itu tidak layak huni, walaupun dengan uang yang terbatas Yati berkeinginan keras untuk merubah rumahnya.

Awalnya tembok rumahnya berupa bilik total dari atas hingga bawah yang bolong. Hal ini bisa diganti dengan tembok ½ bata dengan badan ditutupi oleh triplek-triplek bekas, juga kayu yang sudah rapuh diganti dengan yang lebih baik. Tidak hanya itu dasar pijakan sehari-hari, berlantaikan tanah yang terkadang jika air masuk karena bocor, lantai berubah seperti lumpur yang tergenang di dalam rumah. Semua itu biasanya tertutupi oleh tikar, yang menjadi tempat produksi. Melihat itu Rumah Zakat tergerak memberikan bantuan KUKMI sebesar RP. 2,122.906 agar bisa digunakan untuk merubah lantai yang beralaskan tanah berukuran 3 x 7 ini menjadi lantai yang beralaskan keramik. Selain itu juga bisa mendapatkan kompor mawar yang akan mendukung produksi rengginang lebih cepat. Kini Yati pun bisa lega untuk kembali memproduksi rengginangnya. *** Newsroom/Lukman Nulhakim 

Tags :
Konfirmasi Donasi