Boyolali, 22 September 2026 — Rumah Zakat menyalurkan 8.000 liter air bersih kepada 60 keluarga di Dusun Jatisari, Desa Kalilawang, Kecamatan Wonosamodro, Kabupaten Boyolali. Bantuan ini diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar warga di tengah kondisi kekeringan.
Kedatangan bantuan air bersih disambut antusias oleh warga. Mereka segera menyiapkan berbagai wadah untuk menampung air yang akan digunakan untuk kebutuhan sehari-hari, mulai dari memasak, minum, hingga keperluan rumah tangga lainnya.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur mendapat bantuan air bersih ini. Air sangat kami butuhkan, apalagi di saat kemarau seperti sekarang. Bantuan ini sangat membantu warga,” ujar Tugini (60), warga Dusun Jatisari.

Bagi masyarakat Jatisari, air bersih bukan sekadar kebutuhan sehari-hari. Ketika musim kemarau datang dan ketersediaan air terbatas, warga harus lebih cermat memenuhi kebutuhan air untuk keluarga.
Karena itu, bantuan 8.000 liter air memberikan kelegaan bagi 60 keluarga penerima manfaat. Air yang disalurkan dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan dasar warga selama menghadapi keterbatasan sumber air.
Rumah Zakat menyalurkan bantuan tersebut sebagai bagian dari respons kemanusiaan bagi masyarakat yang terdampak kekeringan. Bantuan ini juga menjadi bentuk penyampaian amanah para donatur agar manfaat dapat dirasakan langsung oleh masyarakat yang membutuhkan.

Kehadiran air bersih di tengah musim kemarau menjadi kabar baik bagi warga Jatisari. Selain membantu memenuhi kebutuhan dasar, bantuan tersebut menjadi wujud kepedulian untuk meringankan beban masyarakat yang menghadapi keterbatasan air.
Melalui dukungan para donatur, Rumah Zakat terus berupaya menghadirkan manfaat bagi masyarakat di berbagai wilayah yang membutuhkan.
Setiap bantuan yang disalurkan diharapkan menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat sekaligus menghadirkan kehidupan yang lebih baik.
Sahabat yuk terus peduli dan berbagi bersama Rumah Zakat.
Newsroom
Muhammad Rizal Rahman


