[:ID]RUMAH ZAKAT BUKA POSKO LAYANI RELAWAN EVAKUASI KECELAKAAN PESAWAT LION AIR JT 610[:en]RUMAH ZAKAT OPEN POST TO PROVIDE SERVICE FOR VULUNTEERS ON DUTY EVACUATING JT610 LION AIR AIRCRAFT[:]

[:ID]JAKARTA. Selasa (30/10) Selain menurunkan tim untuk membantu proses evakuasi Pesawat Lion Air JT610 , Rumah Zakat juga mengirimkan tim untuk mendirikan pos segar yang merupakan posko yang menyediakan minuman hangat dah buah-buahan segar, tak hanya itu psoko ini juga menyediakan sarapan untuk relawan rescue yang sedang bertugas evakuasi.

“Di pagi hari kami meyediakan sarapan untuk relawan, sedangkan di siang hari kita sediakan minuman dan buah-buahan segar bagi tim relawan yang bertugas” ujar Zufar, relawan Rumah Zakat.

Di posko Rumah Zakat para relawan, petugas keoplisian berbondong-bondong menyantap minuman dan makanan yang disediakan.

“Terlihat dari kebahagiaan para relawan dan petugas kepolisian saat beristirahat sejenak di posko kami untuk sekedar menyantap buah-buahan segar di tengah terik matahari siang ini usai mendarat ke pelabuhan dari kapal pengangkut ,” ungkap Zufar, Relawan Rumah Zakat.

Berdasarkan informasi saat ini jumlah korban kecelakaan belum bisa di perhitungkan karena hanya serpihan-serpihan bangkai kapal di temukan.

Newsroom
Lailatul Istikhomah[:en]JAKARTA. Tuesday (30/10) In addition to lowering the team to assist in the evacuation of the Lion Air JT610 aircraft, Rumah Zakat also sent a team to set up a fresh post which is a post that provides warm drinks and fresh fruits, not only that this post also provides breakfast for volunteers rescue that is on duty.

“In the morning we provide breakfast for volunteers, while in the afternoon we provide fresh drinks and fruits for the team of volunteers on duty,” said Zufar, volunteer of Rumah Zakat.

In Rumah Zakat post volunteers, police officers flocked to eat drinks and food provided.

“It can be seen from the happiness of the volunteers and police officers while taking a break at our post to just eat fresh fruits in the midday sun after landing in the port from the transport boat,” said Zufar, Rumah Zakat Volunteer.

Based on current information, the number of casualties cannot be calculated because only fragments of shipwrecks have been found.

Newsroom

Lailatul Istikhomah[:]

Tags :
Konfirmasi Donasi
id_IDBahasa Indonesia
en_USEnglish id_IDBahasa Indonesia