RUMAH ZAKAT IKUTI MEDIA GATERING UNTUK ANTISIPASI TSUNAMI

PADANG. Bencana alam adalah musibah yang efeknya dirasakan massal di setiap daerah. Karena efek yang ditimbulkan sangat besar, bencana alam perlu diantisipasi oleh setiap warga. Antisipasi ini sangat memungkinkan karena bencana alam dapat diprediksi secara ilmiah. Oleh sebab itu, edukasi adalah solusi paling efektif untuk mengurangi resiko timbulnya banyak korban.

Akhir-akhir ini di Kota Padang terdapat isu akan terjadi gempa 8,9 SR yang berefek tsunami. Untuk menghilangkan keresahan masyarakat, Classy FM mengadakan mediasi yang berupa dialog interaktif antar elemen masyarakat. Dialog interaktif ini bertajug “Smart People”. Acara yang berlangsung selama 90 menit ini dihadiri oleh beberapa corporate seperti PT Semen Padang, Sriwijaya Air, Rumah Zakat dan Gramedia.

Pengisi materi dalam acara ini adalah pemimpin redaksi Padang Ekspres, Sukri Umar; pakar tsunami dan gempa, Prof. Badrul Mustafa Kamal; dan Wakil Walikota Padang, Mahyeldi Ansharullah. Menurut narasumber, zona merah Kota Padang adalah sekitar kawasan By Pass. Secara otomatis, kantor Rumah Zakat yang hanya 100 meter dari pantai menjadi zona merah. Jika terjadi tsunami, menurut Prof. Badrun, dengan keberadaan kepulauan mentawai akan membuat ketinggian air laut menurun sampai memasuki kawasan Kota Padang. Waktu evakuasi yang aman adalah selama 30 menit. Dengan berjalan kaki normal saja ke arah by pass jika gempa terjadi maka insya Allah sudah mencapai zona kuning bahkan hijau tsunami.

Berita baik datang dari daerah Wawako, Mahyeldi mengatakan sebua penelitian menyatakan akibat gempa Sumatra Barat tahun lalu ditemukannya sumber daya gas dititik patahan gempa. Ini adalah potensi alam Minangkabau di masa mendatang.***

Newsroom/Miralyn Afrini
Padang

Tags :
Konfirmasi Donasi