[:ID]RUMAH ZAKAT SEGERA BANGUN HUNTARA DI LOKASI KEDUA DI SIGI[:en]RUMAH ZAKAT TO BUILD SHELTERS IN THE SECOND LOCATION IN SIGI[:]

[:ID]PALU. Pembangunan Hunian Sementara terus dilakukan Rumah Zakat dalam masa Rehabilitasi dan Rekonstruksi di Sulawesi Tengah. lokasi pertama pembangunan hunian sementara (huntara) adalah di Jl dayo dara II blok F Kel talise kec mantikulore kota Palu, sementara itu lokasi kedua di Kab. Sigi. Di lokasi kedua ini akan di bagun100 huntara diatas tanah milik warga lokal yang sudah mendapatkan ijin hak guna bangun huntara.

“insya allah di talise akan dibangun 50 huntara, dan di kab. sigi akan dibangun 50 huntara dari target 500 huntara” ujar nurmansyah, relawan Rumah Zakat.

Nurmansyah menambahkan Pembangunan Huntara tahap ini ditargetkan selesai dalam 25 hari untuk 100 unit. namun yang menjadi hambatan dalam proses pembangunan ini adalah masih sulitnya mendapatkan bahan baku material untuk huntara.

“Mudah mudahan kesulitan pengadaan bahan – bahan baku tidak menghambat proses pembangunan Huntara” katanya.

jika sudah selesai nantinya huntara ‌ini akan dipergunakan oleh warga terdampak, untuk proses pemilihan siapa yang akan mendapatkan huntara ini pemerintah setempat akan menentukannya.

Newsroom
Lailatul Istikhomah[:en]HAMMER. Construction of Temporary Shelter continues to be carried out by Rumah Zakat during the Rehabilitation and Reconstruction period in Central Sulawesi. The first location for the construction of temporary shelters is on Jl dayo dara II blok F Kel talise kec mantikulore, Palu, while the second location is in Talise and Kab. Torch. In this second location 100 shelters will be placed on land owned by local residents who have obtained permission to build shelters.

“Insya Allah, in Talise will be built 50 shelters, and in the district. Sigi will build 50 shelters from the target of 500 shelters, “said Nurmansyah, a volunteer of Rumah Zakat.

Nurmansyah added that this phase of Shelter Development is targeted to be completed in 25 days for 100 units. However, the obstacle in this development process is that it is still difficult to obtain material for the shelters.

“Hopefully the difficulties in procuring raw materials will not hinder the construction process of shelters,” he said.

If it is finished, the shelters will be used by the affected people, for the process of selecting who will get this shelter the local government will determine it.

Newsroom

Lailatul Istikhomah[:]

Tags :
Konfirmasi Donasi
id_IDBahasa Indonesia
en_USEnglish id_IDBahasa Indonesia