[:ID]SAAT EVAKUASI, RELAWAN KEMBALI MENEMUKAN 5 JENAZAH DI PETOBO KOTA PALU[:en]SEARCH FOR VICTIMS, VOULNTEER AGAIN FIND BODY IN PETOBO, PALU CITY[:]

[:ID]PALU. Relawan Rumah Zakat terus melakukan pencarian dan evakuasi korban akibat gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah yang terjadi pada 28 September lalu.

Selang 11 hari dari kejadian, Relawan kembali menemukan jenazah di Petobo, Kota Palu, Sulawesi Tengah.

“Wilayah Petobo merupakan salah satu lokasi yang menjadi fokus pencarian korban. Kami hari ini menemukan 5 jenazah,” jelas Nurmansyah, Relawan Rumah Zakat, Selasa (09/10).

“Total jenazah dari 3 lokasi yaitu pantai Talise, Petobo dan Islamic Center sekitar 161 jenazah,” tambah Nurmansyah.

Kondisi jenazah yang lama dalam kondisi lembab mengakibatkan beberapa ada yang sudah mulai membusuk. Kondisi tersebut rawan menimbulkan penyakit maka para relawan Rumah Zakat mendapatkan vaksin dari tim medis.

”Agar tidak terkena penyakit, kami mendapatkan vaksin dari dokter. Doakan kita sehat selalu ya,” tutur Nurmansyah.

Endapan lumpur dan air membentuk rawa-rawa, menyebabkan alat berat dan relawan kesulitan melakukan evakuasi dan pencarian.

Newsroom
Yadi Mulyadi / Lailatul Istikhomah[:en]PALU. Rumah Zakat volunteers continued to search and evacuate victims of the earthquake and tsunami in Central Sulawesi which occurred on 28 September.

After 11 days of the incident, Volunteers found another body in Petobo, Palu City, Central Sulawesi.

“The Petobo area is one of the locations that is the focus of the search for victims. We found 5 bodies today, “explained Nurmansyah, Volunteer of Rumah Zakat, Tuesday (10/10).

“The total number of bodies from 3 locations, namely Talise, Petobo and Talise beaches is around 161 bodies,” Nurmansyah added.

The condition of the old corpse in humid conditions resulted in some that had begun to rot. This condition is prone to cause illness, so the Rumah Zakat volunteers get vaccines from the medical team.

“In order not to get sick, we get a vaccine from a doctor. Pray for us to be healthy always, “said Nurmansyah.

Sludge and water deposits form marshes, making it difficult for heavy equipment and volunteers to evacuate and search.

 

Newsroom

Yadi Mulyadi / Lailatul Istikhomah[:]

Tags :
Konfirmasi Donasi
id_IDBahasa Indonesia
en_USEnglish id_IDBahasa Indonesia