[:ID]SEPATU UNTUK ZULFIANA DAN ZULFIANI[:en]NEW SHOES FOR ZULFIANA AND ZULFIANI[:]

[:ID]SEPATU UNTUK ZULFIANA DAN ZULFIANIPIDIE JAYA. Perkenalkan sikembar cantik ini bernama Zulfiana dan Zulfiani (8) saat ini duduk di kelas 2 SDN Peuduk Tunong.

Sikembar bersama ayah, ibu dan adiknya saat ini tinggal di rumah sementara di desa Deah Teumanah yang beratap terpal dan berdinding seng-seng bekas reruntuhan yang di bangun ayahnya paska gempa bumi 6,5 SR yang mengguncang Pidie Jaya, Rabu (7/12/2016).

Ketika terjadi gempa sikembar lagi terlelap tidur tiba-tiba keduanya mendengarkan suara gemuruh yg menggentarkan dinding rumahnya segala yang ada dikamarnya berjatuhan dan berantakan, bumi bergoncang dahsyat disusul padamnya listrik suasananya jadi gelap gulita dalam hitungan detik rumahnya ambruk.

Alhamdulillah puing puing reruntuhan itu tidak mengenai keduanyatetapi ayah, ibu dan adiknya tertimbun dalam reruntuhan tersebut sehingga sikembar berusaha membantu dan meminta tolong kepada tetangganya, setelah ±0 menit dievakuasi oleh tetangganya ayah, ibu dan adiknya berhasil diselamatkan.

Sikembar anak petama dan kedua dari 3 bersaudara adalah anak dari pasangan bpk. Musri (35) dan Ibu Nurhasanah (25) yang sehari hari bekerja sebagai petani dengan penghasilan tidak menentu dan sangat tergantung dari hasil panen. Saat ini untuk makan sehari hari kadang- kadang ibunya harus berhutang beras kepada tetangganya. Sebelum gempa terjadi sikembar merupakan anak yang periang dan mudah bergaul dengan teman temannya tetapi sekarang sedikit menjadi pendiam mungkin karena trauma yang masih dialami keduanya.

Sikembar saat ini sangat membutuhkan sepatu sekolah karena sepatu lama sudah tertimbun dalam reruntuhan rumahnya dan ayahnya belum memiliki biaya untuk membeli sepatu baru.”Alhamdulillah hari ini dapat memberikan senyum bagi mereka berdua dengan sepatu baru yang diberikan” kata Bang Ari yang tergabung dalam tim distribusi sepatu.

Tidak hanya si kembar Zulfiana dan Zulfiani saja yang mendapatkan sepatu, tetapi 34 siswa lainnya yang bersekolah di sekolah yang sama dengan si kembar yaitu SDN Peuduek Tunong Pidie Jaya mendapatkan
sepasang sepatu. Sepatu yang diberikan kepada anak – anak tersebut adalah donasi dari salah satu Mitra RZ yaitu Lazis Jawa Tengah.

Zulfiana dan Zulfiani begitu senang ketika mendapatkan sepatu baru. “Senang sekali dapat sepatu baru, bapak tidak perlu mencari uang lagi untuk membelikan sepatu baru untuk kami. Terimakasih Rumah Zakat dan Lazis Jawa Tengah” Ujarnya.

Newsroom/ Lailatul Istikhomah
Pidie Jaya

[:en]

SEPATU UNTUK ZULFIANA DAN ZULFIANIPIDIE JAYA. Introduce these gorgeous twins named Zulfiana and Zulfiani (8) who currently sits in second grade of SDN Peuduk Tunong.

The twins live a father, mother and sister who are currently living in a temporary home in Deah Teumanah village, the temporary house with tarpaulin roof and iron sheeting wall was built by the father after a 6.5 magnitude earthquake that shook Pidie Jaya, Wednesday (12/07/2016 ).

When the earthquake happened the twins was sleeping suddenly they heard the roar that rattle the walls of their house and all that is in their room falling apart, the earth shake powerfully and followed by power outage, the atmosphere became pitch dark within seconds the house collapsed.

Alhamdulillah the debris rubble did not fall to the twins but father, mother and sister were buried in the rubble, at that time the twins were trying to help and ask for help to neighbors, after ± 30 min evacuated by a neighbor, their father, mother and sister were rescued.

The twins who are the first and the second child of three siblings are the daughter of Mr. Musri (35) and Mrs. Nurhasanah (25) who work as farmers with uncertain income and depends on the crop. This time to eat every day sometimes their mother would have owed rice to the neighbor. Before the earthquake occurred twins are cheerful and easy to get along with friends but now slightly grow quiet as possible because of the trauma they experienced.

The twins currently in desperate need school shoes for old shoes being buried in the rubble of their home and their father has not been charged for buying new shoes. “Alhamdulillah today we can give a smile to both of them with new shoes” Bang Ari said, the team of shoes distribution,

Not only Zulfiana and Zulfiani who got the shoes, but 34 other students who study in the same school with the twins , SDN Peuduek Tunong Pidie Jaya also got a pair of shoes. Shoes given to children are the donation of one of RZ Partner, LAZIS Jawa Tengah.

Zulfiana and Zulfiani were so happy when getting new shoes. “It was nice to have new shoes, Father does not need to find money to buy new shoes for us. Thank you Rumah Zakat and LAZIS Jawa tengah,” They said.

Newsroom/ Lailatul Istikhomah
Pidie Jaya

[:]

Tags :
Konfirmasi Donasi
id_IDBahasa Indonesia
en_USEnglish id_IDBahasa Indonesia