[:ID]SMP JUARA BANDUNG GELAR DOA BERSAMA UNTUK KELANCARAN UNBK[:en]SMP JUARA BANDUNG HELD PRAY TOGETHER TO FACE UNBK[:]

[:ID]SMP JUARA BANDUNG GELAR DOA BERSAMA UNTUK KELANCARAN UNBKBANDUNG. Sejumlah sekolah menggelar doa bersama untuk suksesnya  pelaksanaan UN (Ujian Nasional). Begitupun dengan SMP Juara Bandung, para murid dan guru berdoa agar diberikan kelancaran, terlebih saat ini sudah Berbasis Komputer, sehingga harus dipersiapkan dengan baik, terutama dalam hal memperkuat server dan jaringan.

Dalam rangka mempersiapkan UNBK (Ujian Akhir Berbasis Komputer), SMP Juara Bandung mengadakan acara muhasabah dan doa bersama yang berisi motivasi dan doa. Muhasabah digelar bersama dengan sejumlah guru, siswa dan orang tua.

Para pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) bersiap mengikuti Ujian Nasional (UN)  yang bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang jatuh pada tanggal 2 Mei. Ujian Nasional tingkat SMP/MTs akan berlangsung mulai dari tanggal 2-8 Mei 2017.

“Dengan adanya acara ini saya mengharapkan siswa dan orang tua dapat mempersiapkan diri menghadapi UNBK SMP dengan baik. Orangtuapun harus memberikan support kepada anak-anaknya dengan cara berdoa dan mengawasinya untuk terus berusaha dengan belajar yang sungguh-sungguh, karena proses tidak akan mengkhianati hasil ,” ujar Kepala Sekolah SMP Juara Bandung , Tito Suhendar , Jumat (28/4).

Acara Muhasabah ini dibawakan dengan hikmat, khusyu dan sangat menyentuh oleh  guru PAI, Mustofa. Beliau membangkitkan motivasi dan meyakinkan siswa bahwa setiap siswa memiliki potensi untuk mencapai nilai yang memuaskan. Namun hal itu akan tercapai dengan doa dan kerja keras.

“Acara ini sangat berdampak positif dan selalu dilakukan SMP Juara Bandung tiap tahunnya. Hal tersebut bertujuan untuk menyiapkan mental juara para siswa,” jelas Nunung Nurrohmah, Wakasek Kurikulum sekaligus penanggung jawab kegiatan ini.

Pihak sekolahpun melibatkan orang tua siswa untuk mendukung penuh dan mendoakan anak-anaknya agar tetap tenang dalam melaksanakan UNBK.  Para siswa juga sudah diberi materi pelajaran UN atau uji coba (Try Out) yang dilakukan oleh para guru, baik dari sekolah ataupun dari Dinas Pendidikan.

Kegiatan diakhiri dengan bersalaman antara orang tua, siswa dan guru untuk saling meminta maaf dan memohon doa restu untuk kelancaran ujian nasional.

Newsroom/Dian Ekawati

Bandung[:en]SMP JUARA BANDUNG GELAR DOA BERSAMA UNTUK KELANCARAN UNBKBANDUNG. A number of schools held a joint prayer for the successful implementation of National Exam. Likewise with SMP Juara Bandung, the students and teachers prayed to be given smoothness, especially now the exam is Computer Based, so it must be well prepared, especially in terms of strengthening the server and network.

In order to prepare Computer Based Final Test (UNBK), SMP Juara Bandung held a muhasabah event and prayer together containing motivation and prayer. Muhasabah was held together with teachers, students and parents.

The students of Junior High School (SMP) prepare to attend the National Exam (UN) which coincides with National Education Day (Hardiknas) which falls on May 2nd. The National Examination of Junior High School / MTs will take place from 2-8 May 2017.

“With this event I hope students and parents can prepare themselves well UNBK. Parents should give support to their children by praying and watching them to keep on trying to learn earnestly, because the process will not betray the results, ” Principal of SMPJuara Bandung, Tito Suhendar said, Friday (28/4).

This Muhasabah event was performed solemly and very touching by the teacher of PAI, Mustofa. He awakens motivation and convinces students that every student has the potential to achieve satisfactory value. But it will be achieved with prayer and hard work.

“This event is very positive impact and always done by SMPJuara Bandung every year. It aims to prepare students’ mental “said Nunung Nurrohmah, Vice principal of Curriculum affair as well as responsible for this activity.

The school also involves parents to support and pray for their children to remain calm in implementing UNBK. The students have also been given UN lesson material or tryouts (Try Out) conducted by teachers, either from school or from the Education Office.

The activity ends with shaking hands between parents, students and teachers to apologize each other and ask for blessings to smooth of the national exam.[:]

Tags :
Konfirmasi Donasi
id_IDBahasa Indonesia
en_USEnglish id_IDBahasa Indonesia