TIGA HASIL BUMI YANG BAIK UNTUK KULIT DAN RAMBUT

Menggunakan produk perawatan yang mengandung bahan alami lebih baik ketimbang yang sepenuhnya berisi bahan kimia. Selain bisa meminimalisir penggunaan kimia, Anda juga terhindar dari dampak negatifnya. berikut beberapa contohnya:

Jojoba
Jojoba yang dibaca “ho-ho-ba” merupakan cairan lilin berwarna emas yang diekstrak dari biji dari tanaman jojoba. Minyak jojoba ini juga dikenal sebagai salah satu minyak favorit para pecinta minyak esensial. Minyak jojoba tidak menyumbat pori-pori dan ini sangat cocok dengan minyak alami (sebum) di kulit manusia. Minyak ini cocok untuk setiap jenis kulit. Minyak jojoba dapat digunakan untuk perawatan kutikula, serum anti-aging, pelembab wajah, perawatan rambut, menghapus make up, lotion tubuh, serum rambut dan mencukur rambut.

Minyak ikan
Dikutip dari Allwomenstalk, diet memainkan peran penting dalam kondisi kulit, tidak hanya memerangi keriput tapi juga mampu mengatasi jerawat, eksim dan psorias. Temukan asam lemak omega-3 baru Anda didalam makanan laut terutama tuna dan salmon. Bisa juga temukan dalam kacang kenari, minyak canola dan biji rami. Makanan ini kaya dalam asam lemak yang bertanggung jawab untuk kesehatan dari membran selnya. Membran mempengaruhi kemampuan sel untuk menahan air, melembabkan, melembutkan dan mengatasi keriput.

Minyak ikan juga memberikan makanan penting untuk folikel rambut yang mampu meningkatkan kualitas dan kepadatan rambut. Juga mampu mengurangi kerontokan rambut. Bahkan minyak ikan juga mampu mengembalikan keseimbangan siklus rambut secara keseluruhan.

Madu
Dibuat dengan cara kimiawi, lebah mengumpulkan madu, serbuk sari dan resin dari bunga. Madu dapat membantu melembabkan, mengurangi penuaan, dan melawan bakteri. Madu ini penuh dengan nutrisi, antioksidan, senyawa dan bermanfaat untuk penyembuhan.

Jika Anda alergi, gunakan madu organik dari lebah lokal yang ada di lingkungan Anda atau di pasar petani lokal, juga toko makanan organik. Madu ini berisi sedikit serbuk sari yang bila terkena tubuh dapat memicu sistem kekebalan tubuh yang menghasilkan antibodi terhadap serbuk sari. Setelah paparan berulang tubuh menjadi terbiasa dengan kehadiran mereka. Ini bisa mengurangi histamin yang dilepaskan yang mengakibatkan respon alergi yang lebih rendah dan Anda akan lebih bahagia.

Sumber: republika.co.id

Tags :
Konfirmasi Donasi