WAHYU, ANAK JUARA RZ JUARA 1 MEMBATIK SE-PROVINSI RIAU

WAHYU, ANAK JUARA RZ JUARA 1 MEMBATIK SE-PROVINSI RIAURIAU. Wahyu Ramadhani putra ke-5 dari Bapak Amir Husin (Alm.) dan Ibu Yarnis mendapatkan juara 1 Lomba Membatik di Riau yang diadakan oleh Dinas Provinsi Riau. Lomba ini diadakan sejak hari Selasa (31/05) sampai Rabu (01/06) di Rumah Batik, Jalan Hangtuah Gg. Nurul. Wahyu Ramadani merupakan anak Asuh Beasiswa Ceria Wilayah Bukitraya RZ Cabang Pekanbaru.

Wahyu merupakan pelajar yang baru menyelesaikan kelas XII di SMK Negeri 4 Pekanbaru. Jurusan yang diambil Wahyu adalah Desain Produk Kriya Tekstil. Guru Pembimbing Wahyu adalah Bapak Hari Susanto yang merupakan Guru SMKN 4 Pekanbaru, serta bapak Andi dari PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat).

Lomba yang diadakan oleh Dinas Provinsi Riau ini merupakan lomba tahunan untuk mengasah kemampuan masyarakat Riau. Lomba ini diwakili oleh tiap-tiap Kabupaten/Kota yang ada di Riau dengan 12 macam lomba diantaranya 6 lomba di Tingkat Provinsi dan 6 lomba lagi di Tingkat Nasional.

Wahyu mempersiapkan lomba ini pada tanggal 26 Mei 2016, dengan langkah awal mencuci kain yang akan di batik terlebih dahulu dengan cara ‘mordanting’ yaitu penghilangan kanji di kain agar warna meresap pada kain. Langkah selanjutnya yaitu memberikan pola desain yang akan dilombakan dengan desain-desain khas Melayu Riau, lalu langkah selanjutnya ialah langkah inti, yaitu melukis kain batik mengunakan lilin atau ‘malam’ dengan mengunakan alat yang dinamakan ‘Canting’, setelah selesai mencanting langkah selanjutnya ialah mewarnai dengan mengunakan pewarna ‘naphtol’, lalu proses akhir pada membatik ialah ‘melorod’, yang berguna untuk menghilangkan bekas cantingan malam pada kain agar kain terlihat sempuna.

Batik yang dibuat oleh Wahyu adalah ‘Batik Lukis’ khas melayu Riau dengan latar bingkai pecah-pecah yang dibuat dengan menggunakan lilin parafin, dan warna kuning sebagai warna khas dari Melayu Riau yang melambangkan keagungan, kekuasaan, dan kemewahan. Warna kuning adalah warna yang dahulunya hanya dipakai oleh kerajaan dan bangsawan kerajaan Melayu Riau, tidak lupa pula Wahyu menambahkan bunga-bunga yang menjadi khas batik Melayu Riau, seperti bunga Pecah Delapan dan bunga Tepuk Manggis.

Acara penutupan lomba diadakan di Hotel Mutiara Merdeka Pekanbaru pada tangal (01/06). Penutupan lomba itu dihadiri oleh 800 orang dari berbagai kalangan, dan penutupan lomba itu juga dihadiri oleh Kepala Dinas Provinsi Riau, dan hadiah serta piala juga diserahkan langsung oleh Kepala Dinas Provinsi Riau, yang mana pada pengumuman lomba membatik tingkat Provinsi Riau, pemegang Juara satunya ialah Wahyu Ramdani dan juara umum pada lomba ini dipegang oleh kota Pekanbaru.

“Alhamdulillah Wahyu mendapatkan Juara 1 dalam Lomba Membatik ini. Pada tanggal 14 Juni pun Wahyu insya Allah akan mempersiapkan Tes Ujian Perkuliahan di Universitas Islam Negeri (UIN) Pekanbaru, melalui jalur SMPT-KIN dengan pilihan jurusan Agama Islam, Bahasa Inggris dan Matematika. Semoga terus berprestasi bagi Wahyu.” ungkap Fitriah Misdian, Koordinator wilayah pembinaan Beasiswa Ceria RZ Pekanbaru.

Newsroom/Fitriah Misdian
Riau

Tags :
Konfirmasi Donasi