[:ID]WAKIL BUPATI BATUBARA RESMIKAN BUMMAS HANDICRAFT DI DESA BERDAYA SEI BALAI [:en]VICE REGENT OF BATU BARA OFFICIALLY LAUNCHES BUMMAS HANDICRAFT IN SEI BALAI VILLAGE[:]

[:ID]BATU BARA. Rumah Zakat resmikan BUMMAS di bidang kerajinan tangan yang berlokasi di Desa Berdaya Sei Balai, Kecamatan Sei Balai , Kabupaten Batu Bara, Provinsi Sumatera Utara pada Selasa, 26 Maret 2019. Lahirnya pusat kerajinan handicraft ini berasal dari banyaknya masyarakat yang memiliki keahlian dalam membuat kerajinan tangan, dan inisiatif untuk dijual bersama yang diwadahi oleh sebuah lembaga Pra Koperasi yang memiliki anggota 10 orang.

Badan Usaha Milik Masyarakat (BUMMAS) ini dibentuk sebagai salah satu langkah dalam memperkuat pemberdayaan dan kemandirian di Desa Berdaya Sei Balai. Dukungan atas Bummas inipun hadir dari pemerintah Batu Bara melalui Wakil Bupati Batu Bara, Harry Nugroho yang hadir dalam kegiatan launching.

“Saya mengajak Bapak Ibu warga masyarakat Kabupaten Batu Bara, seluruh dinas-dinas terkait seperti Dinas Koperasi dan UMKM, Disperindag dll, kita harus mendukung penuh pusat kerajinan ini biar lebih maju lagi kedepannya dengan semua fasilitas yang ada di Dinas-Dinas tersebut.” ujarnya.

Rumah Zakat hadir di Desa Berdaya Sei Balai ini dari tahun 2017, sejak tahun itu pula pemberdayaan masyarakat sudah berjalan. Adapun program pemberdayaan yang sudah dijalankan adalah program pemberdayaan ekonomi kerajinan tangan, program pendidikan melalui rumah baca dan rumah belajar, serta rumah Tahfiz.

Rencana kedepannya hasil kerajinan dari Pusat Kerajinan Handicraft Sei Balai ini, diharapkan bisa hadir di DEGRANASDA (Dewan Kerajinan Nasional Daerah) di Pasar Tikung, Kota Medan sebagai oleh-oleh khas dari Kabupaten Batu Bara. Sampai dengan saat ini sudah didaftarkan untuk bisa mendapatkan outlet di Pasar Tikung, Kota Medan.

Newsroom
Choiria/ Lailatul Istikhomah[:en]BATU BARA. Rumah Zakat inaugurates BUMMAS in the field of handicrafts located in Berdaya Sei Balai Village, Sei Balai Subdistrict, Batu Bara Regency, North Sumatra Province on Tuesday (26/03). The establishment of this handicraft craft center comes from many people who have expertise in making handicrafts, and initiatives to be sold together are provided by a Pre-Cooperative institution that has 10 members.

This Community-Owned Enterprise (BUMMAS) was formed as one of the steps in strengthening empowerment and independence in the Sei Balai Village. Even this support for Bummas came from the Batu Bara government through Vice Regent of Batu Bara, Harry Nugroho who was present at the launching event.

“I invite you community of Batu Bara Regency, all related agencies such as the Office of Cooperatives and MSMEs, Disperindag etc., we must fully support this craft center so that it will be more advanced in the future with all the facilities from the government”

Rumah Zakat are present in the Sei Balai Empowered Village from 2017, since that year community empowerment has also been running. The empowerment program that has been carried out is a handicraft economic empowerment program, an education program through reading houses and study houses, and Tahfiz’s house.

 

Future plans for handicrafts from the Sei Balai Handicraft Center are expected to be available at DEGRANASDA (Regional National Craft Council) in Tikung Market, Medan City as souvenirs from Batu Bara Regency. Until now, it has been registered to be able to get an outlet in Tikung Market, Medan.

 

Newsroom

Choiria / Lailatul Istikhomah

 [:]

Tags :
Konfirmasi Donasi
id_IDBahasa Indonesia
en_USEnglish id_IDBahasa Indonesia