WAKTU YANG BERAKHIR

Oleh Wahyuni Juniarti Talib
Rumah Zakat- Regional Kasulpa

Umur yang diberikan oleh Allah SWT memang penuh misteri, siapa pun tak tahu kapan titipan umur ini akan berakhir. Mungkin berpuluh tahun yang akan datang atau beberapa tahun ke depan. Mungkin juga tinggal dalam hitungan bulan atau beberapa pekan, atau beberapa hari, atau beberapa menit atau..yang jelas semua itu tak bisa dipastikan oleh siapa pun.

Prediksi seorang dokter yang paling spesialis pun seringkali meleset dalam menvonis umur pasiennya. Kapan berakhirnya umur adalah sesuatu yang tidak bisa dipastikan oleh semua manusia mana pun. Tapi berakhirnya umur itu sendiri merupakan hal yang pasti, tak bisa diragukan oleh siapa pun. Hal yang seringkali dianggap tak pasti oleh manusia, namun kematian adalah pasti. Ia akan tetap datang meski seseorang dijaga oleh pengawal yang banyak jumlahnya, atau dilindungi oleh benteng yang terkuat sekalipun.

Kematian adalah pasti, namunbetapa banyak manusia yang beamal soleh ia tak akan pernah mati. Ia sibuk menumpuk dunia yang fana, meninggalkan ibadah kepada allah SWT, lalai dari ketaatan dan bergelimang dalam kubangan dosa. Hawa nafsu adalah kendaraan yang selalu ia ikuti nasehatnya. Semangat dan letihnya hanya karena nafsu dunianya. Demikian setiap harinya, hingga sampai detik berakhir umurnya yang begitu singkat. Selesaikah??? Ternyata tidak, justru sebaliknya, itulah permulaan dari kehidupan lain yang lebih berat dibandingkan dunia.

Jika di dunia ada temannya yang jadi pembela, ada harta yang menjadi andalannya, jabatan yang menaunginya, anak buah yang fanatik melindunginya, tapi setelah kematian, itu semua tak lagi berguna. Harta yang dikumpulkan sepanjang waktu ditinggalkannya, dan telah dibagi oleh ahli waris. Jabatan tinggi tak mengikuti, anak buah tak lagi peduli. Duhai, begitu meranannya, hanya amalan kebajiakn yang mestinya jadi temannya, tapi itu semua tak pernah dia pedulikan sewaktu berada di dunia. Malang nian, penyesalan di saat itu tiada lagi pernah berguna. Andai dulu ia mau beribadah di dunia, andai ia mau taat pada Allah dan meninggalkan maksiat. 

Seribu satu perandaian yang tak berguna ketika umur tak lagi ada, umur yang berakhir penuh misteri tak layak untuk disia-siakan. Redakan kencintaan pada dunia, tinggalkan maksiat pembawa pembaca, ibadahlah pada Allah sekuat tenaga, sebelum penyesalan tak lagi berguna. Ya Allah, ampunilah dosa hamba-Mu. Lindungi hamba dari azab neraka, dan masukkan kami ke dalam surga-Mu.

Dalam kesadaran bahwa setiap detik penuh dengan makna.

Tags :
Konfirmasi Donasi