WARGA BINAAN RELAWAN INSPIRASI BERHASIL CIPTAKAN PRODUK KERIPIK PISANGINSPIRATION VOLUNTEER’S MEMBER HAS SUCCESSFULLY PRODUCED BANANA CHIPS

RZ LDKO CilegonGARUT. Keripik adalah makanan ringan yang cukup banyak penggemarnya, saat ini berbagai macam keripik telah beredar di pasaran, sebut saja misalnya dari keripik yang biasa kita jumpai, seperti singkong dan pisang, sampai ke keripik yang mungkin jarang kita jumpai seperti keripik bengkoang, salak dan belut.

Melihat animo masyarakat yang cukup bagus, disertai dengan bahan pisang yang merupakan hasil para petani lokal. RZ melalui Relawan Inspirasi berhasil membina dan menyalurkan dana bantuan usaha untuk sebuah kelompok usaha yang terdiri dari Rohaeti, Iis, Liah, Manah dan Ayi Rohaeti yang merupakan ibu-ibu dari desa Sagara, Garut.

Pada bulan Ramadhan, tepatnya pada tanggal 26 Juli lalu, kelompok usaha keripik pisang tersebut telah mulai dibina oleh Yayan Mulyana, S.Pd.I dan Siti Ruhfi Salamah S.Pd yang memberikan pemahaman tentang strategi-strategi produksi keripik, kemasan, pemasaran dan jaringan.

“Setelah berhasil memproduksi keripik yang sudah banyak tersedia di pasar, ke depannya kita akan membuat keripik yang belum banyak beredar di pasaran, jika perlu kita menciptakan keripik yang belum beredar di pasaran, tetapi bahan dasarnya tersedia sangat banyak di sini untuk bisa lebih memakmurkan warga lain di desa ini,” ujar Yayan Mulyana selaku Relawan Inspirasi RZ.

Newsroom/Diki Taufik
Garut

RZ LDKO CilegonGARUT. Chips are a lovable snack. There are various types of chips that we can find in the market such as cassava, potato, yam, salak, and ell chips.

Considering people’s interest toward this product and availability of bananas as a local farmer’s product, RZ and Inspiration Volunteer attempt to give business financial assistance and train a business community consisting of housewives from Sagara, Garut.

This community started to be trained and counseled since July, 26 2014. Their couches are Yayan Mulyana and Siti Ruhfi Salamah, RZ Micro Business Officer, that teach them regarding to the production strategies, packaging, marketing and networking.

“After succeeding producing common type of chips, next we’ll try to produce uncommon type of chips of even new type of chips. However, the raw material is easy to be found here thus we can prosper local people,” Mulyana said.***

Newsroom/Diki Taufik
Garut
KERIPIK PISANG GARUT

Tags :
Konfirmasi Donasi
id_IDBahasa Indonesia
en_USEnglish id_IDBahasa Indonesia