[:ID]WARUNG KITA MENJADI PUSAT OLEH OLEH DI CIKARANG[:en]WARUNG KITA TO BE A CENTRE OF SOUVENIR IN CIKARANG[:]

[:ID]BEKASI. Warung Kita (WK), merupakan Warung Jajanan Oleh-oleh khas Cikarang, berlokasi di KP. Sempu RT. 003/003, Desa Pasir Gombong, Cikarang Utara, Bekasi.

WK berdiri pada tanggal 20 januari 2017, kini diusianya yang masih dini WK sudah mampu menghimpun, dan memasarkan 25 Produk aneka makana Basah, dan 17 produk aneka makanan kering. Produk-produk tersebut hasil dari himpunan member Aktif binaan Rumah Zakat, dan warga sekitar yang menitipkan produk di Warung Kita.

Berdasarkan hasil assesment team sebelum membentukan WK, dengan banyaknya penduduk di Cikarang yang notabenenya penduduk urban, memberikan gambaran peluang pasar yang bagus, dikarenakan di Cikarang belum ada pusat oleh-oleh yang khas produk lokal, hal senada disampaikan oleh custemer WK saat berbelanja di WK.

“Betul sekali saya perantau dari boyolali rasanya sulit sekali mencari oleh-oleh di cikarang, setelah adanya WK Al hamdulillah jadi mudah dan bisa belanja oleh-oleh disini, dan bisa membawa oleh-oleh untuk keluarga di Kampung,” ujar Ibu susi.

Atas dasar inilah Hafidz Faidi, fasilitator pemberdayaan Rumah Zakat DesBer Pasir Gombong, membetuk WK, dengan konsep tata ruang Stylish Homy (Gaya Rumahan), dipandukan dengan hasil pemberdayaan lingkungan seperti, Ecobrick (bata ramah lingkungan), penghijauan, dan aksesoris dari barang bekas, sehingga kesan yang didapat mewah, asri dan ramah lingkungan.

“Konsep usaha yang diangkat adalah Swalayan Berbasis Pemberdayaan Lokal, maksudnya produk-produk yang pasarkan di WK semuanya hasil olahan masyarakat lokal Cikarang,”

Saat evaluasi bulanan (21/02), 17 member binaan hadir, Fasilitator Rumah Zakat kemudian mengevaluasi hal-hal terkait dengan pemasaran, dan pelayaanan “banyak sekali yang harus kita tingkatkan diantaranya pemasaran produk secara online dan offline, dan kedepannya kita akan membentuk reseller-reseller agar produk terjual maksimal, juga pelayan harus lebih menyesuaikan dengan segmentasi pembeli,”ujarnya.

Saat ini THP (Take Home Pay) meningkat signifikan dari hari kehari.

“WK semakin rame pengunjung, yang awalnya per hari THP cuman Rp. 35. 000, Al hamdulillah saat ini sudah mencapai Rp. 130.000 S/d Rp.150.000/hari, dan ini gabungan dari hasil Penjualan aneka Makanan basah dan kering,” ujar Lentiana, mangement WK Memaparkan.

Newsroom/ Lailatul Istikhomah
Bekasi[:en]BEKASI. Warung Kita (WK), is a typical Cikarang souvenir shop, located in KP. Sempu RT. 003/003, Pasir Gombong Village, North Cikarang, Bekasi.

WK stood on 20 January 2017, now at the early age WK has been able to collect, and market 25 Wet foods products, and 17 products of dry food. The products are the result and collection of Rumah Zakat assisted member, and the surrounding people who entrust products in Warung Kita.

Based on the results of the assessment of the team before the establishment of WK, the number of residents in Cikarang which are urban residents provides good market opportunity, because in Cikarang there is no souvenir center typical of local products, similar things delivered by customer of WK when shopping at WK.

“It is true that I migrated from boyolali it was very difficult to find souvenirs in cikarang, after the WK Al hamdulillah so easy and can be souvenir shopping here, and can bring gifts for family in Kampung,” said Mrs. susi.

On this basis Hafidz Faidi, the facilitator of Pasir Gombong empowered village established  WK, with the concept of the Homy Stylish layout, with the result of environmental empowerment such as Ecobrick (green brick), greening and accessories of used goods, so that the impression gained luxury, beautiful and environmentally friendly.

“The business concept that is appointed is Local Self-Based Supermarkets, it means that products marketed in WK are all processed by local people of Cikarang,”

During the monthly evaluation (21/02), 17 members were present, Rumah Zakat Facilitator then evaluates matters related to marketing, and service  “We have to improve more on online and offline product marketing, and in the future we will form a reseller to maximally sell the product, also the waiter should be more adjust to the segmentation of buyers, “he said.

Currently THP (Take Home Pay) is increasing significantly from day to day.

“WK is getting more visitors, which at first per day THP only Rp 35, 000, Alhamdulillah now has reached Rp 130.000 S / d Rp.150.000 / day, and this combined from the sale of various wet and dry foods,” said Lentiana, mangement of WK Explained.

Newsroom/ Lailatul Istikhomah
Bekasi[:]

Tags :
Konfirmasi Donasi
id_IDBahasa Indonesia
en_USEnglish id_IDBahasa Indonesia