BANK SAMPAH MEKAR BERSERI JADIKAN MASYARAKAT PEDULI LINGKUNGAN

Kegiatan bank sampah Berseri Desa Berdaya Kasepuhan, Cirebon


Kebiasaan masyarakat yang kerap menimbun sampah untuk menguruk tanah, mengakibatkan volume sampah di wilayah Kampung Kesunean tidak terkendali dan menyebabkan kampung tersebut menjadi wilayah yang kumuh

Desa Berdaya Kasepuhan merupakan salah satu desa Berdaya binaan Rumah zakat. Desa yang terletak di Kota Cirebon, dan berada di wilayah pesisir pantai utara Provinsi Jawa Barat. Dari segi aspek geografs wilayah Kasepuhan memiliki luas wilayah sebesar 0,54 Km2, dengan ketinggian 2 meter di atas permukaan laut (Mdpl).

Di daerah yang di tinggali oleh 14.716 jiwa penduduk ini Yusuf Hidayat selaku fasilitator Rumah Zakat dan Bapak Pepep Nurhadi selaku Ketua RW 09 mendirikan Bank Sampah Mekar Berseri pada Februari tahun 2014. Bank Sampah Mekar Berseri terletak di RW 09 Kampung Kesunean, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon sebagai bentuk respons ataspenilaian pihak puskesmas dan teguran dari pihak kelurahan yang menganggap wilayah RW 09 Kampung Kesunean merupakan wilayah paling kumuh di Kota Cirebon.

Ketersinggungan masyarakat RW 09 Kampung Kesunean atas pernyataan pihak puskesmas Kecamatan Lemahwungkuk tersebut membuat masyarakat RW 09 berusaha keras untuk membuat sebuah gagasan untuk mengubah penilaian dari pihak pemerintah.

Kebiasaan masyarakat yang kerap menimbun sampah untuk menguruk tanah, mengakibatkan volume sampah di wilayah Kampung Kesunean tidak terkendali dan menyebabkan kampung tersebut menjadi wilayah yang kumuh. Hal tersebut juga yang menjadi tantangan terbesar dalam proses pengembangan Bank Sampah Mekar Berseri ini.

bank sampah mekar berseri memanfaatkan sampah daur ulang menjadi produk bernilai jual

Akan tetapi secara perlahan Bank Sampah Mekar Berseri mampu mengajak masyarakat untuk berhenti menimbun sampah, dan bergabung dengan bank sampah untuk menjadi nasabah. Pada awalnya, nasabah Bank Sampah Mekar Berseri hanya berjumlah tiga puluh orang. Secara perlahan, sejak awal didirikan hingga saat ini, jumlah nasabah Bank Sampah Mekar Berseri mengalami peningkatan yang cukup signifkan hingga mencapai angka 200 nasabah.

Sejak berdirinya bank sampah di wilayah RW 09 Kampung Kesunean, masyarakat lebih menghargai sampah sebagai benda yang memiliki nilai, dan pandangan ini juga pada akhirnya mempengaruhi cara masyarakat dalam mengelola sampah. Selain itu, perubahan paradigma juga terjadi dalam hal kebiasaan masyarakat mengumpulkan sampah untuk menguruk tanah timbul di pesisir. Pengurukan tanah dengan tanah yang mengakibatkan terjadi pencemaran lingkungan.

Saat ini masyarakat Kesunean gemar menabung di bank sampah, hasilnya pun bisa dinikmati langsung oleh para member bank sampah.

Untuk membaca lebih lanjut tentang kajian Desa Berdaya mengenai Bank sampah ini anda bisa mengunduhnya di sini

Tags :
Konfirmasi Donasi