Rumah Zakat Salurkan 8.000 Liter Air Bersih untuk 150 KK di Tembulum

oleh | Agu 20, 2026 | Berita

Cilegon, 18 Agustus 2026 – Rumah Zakat melalui Program Peduli Lingkungan menyalurkan 8.000 liter air bersih bagi 150 Kepala Keluarga (KK) di Lingkungan Tembulum, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Pulomerak, Cilegon.

Bantuan ini diberikan sebagai respons atas krisis air bersih dan kekeringan panjang yang melanda wilayah tersebut sejak Januari 2026. Kondisi tersebut membuat warga mengalami kesulitan mendapatkan air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Bantuan Air Bersih untuk Warga Tembulum

Penyaluran air bersih dipandu langsung oleh Program Leader Rumah Zakat, Humaedi. Kepala Cabang Rumah Zakat Cilegon, Saibani, turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Kegiatan ini juga dilakukan bersama pemerintah setempat. Sekretaris Kelurahan Mekarsari, Sumardi, S.Sos., hadir untuk mendampingi dan meninjau proses distribusi air kepada warga.

Kepala Cabang Rumah Zakat Cilegon, Saibani, mengatakan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak kekeringan.

“Air bersih adalah kebutuhan mendasar yang tidak bisa ditunda. Kami berharap bantuan 8.000 liter air ini dapat meringankan beban warga Tembulum yang sudah berjuang menghadapi kekeringan sejak awal tahun. Rumah Zakat akan terus berupaya menjaga komitmen peduli lingkungan dan kemanusiaan,” ujar Saibani.

Warga Kesulitan Air Sejak Januari

Krisis air bersih membuat warga harus menghemat penggunaan air untuk berbagai kebutuhan. Bahkan, sebagian warga harus mencari sumber air dari lokasi lain untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga.

Sekretaris Kelurahan Mekarsari, Sumardi, S.Sos., mengapresiasi bantuan yang diberikan Rumah Zakat.

“Atas nama pemerintah kelurahan dan warga Lingkungan Tembulum, kami mengucapkan terima kasih banyak kepada Rumah Zakat. Bantuan ini sangat berarti karena dampak kekeringan yang dirasakan warga sejak Januari cukup berat. Sinergi seperti inilah yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat,” ungkap Sumardi.

Antusiasme warga terlihat saat proses penyaluran berlangsung. Mereka telah mengantre sejak pagi dengan membawa jeriken dan ember untuk mendapatkan air bersih.

Salah seorang penerima manfaat, Rusnawati (50), turut menyampaikan rasa syukurnya.

“Sudah dari Januari kami kesulitan dapat air bersih untuk masak dan mandi. Harus hemat-hemat sekali. Alhamdulillah, terima kasih banyak Rumah Zakat atas bantuan airnya. Ini sangat membantu kami,” tutur Rusnawati.

Rumah Zakat Terus Pantau Krisis Air

Melalui Program Peduli Lingkungan, Rumah Zakat berkomitmen untuk terus memantau wilayah yang mengalami krisis air bersih.

Selain itu, Rumah Zakat akan berupaya menghadirkan bantuan sesuai kebutuhan masyarakat di lapangan. Dengan dukungan para donatur dan berbagai pihak, diharapkan bantuan air bersih dapat membantu meringankan beban warga yang terdampak kekeringan.

Air bersih bukan hanya kebutuhan sehari-hari. Bagi warga Tembulum, setiap liter air yang hadir menjadi bagian penting untuk menjaga kehidupan dan kesehatan keluarga.

Sahabat, yuk tunaikan zakat, infak dan sedekah bersama Rumah Zakat.

Newsroom

Muhammad Rizal Rahman