Rumah Zakat Salurkan Bantuan Karhutla dan APD untuk Lindungi Relawan di Banjarmasin

oleh | Okt 27, 2026 | Berita

Banjarmasin, 23 Oktober 2026 — Rumah Zakat memperkuat respons penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui penyaluran bantuan kemanusiaan, perlindungan relawan, dan kolaborasi lintas sektor. Komitmen tersebut disampaikan dalam konferensi pers di Posko Siaga Karhutla Rumah Zakat Cabang Banjarmasin, Jumat (23/10/2026), yang dirangkaikan dengan penyaluran alat pelindung diri (APD) bagi relawan.

Hingga saat ini, Rumah Zakat telah menyalurkan berbagai bantuan untuk mendukung masyarakat terdampak dan kebutuhan penanganan karhutla di lapangan. Bantuan tersebut meliputi 38.740 masker KN95 dan masker medis, 136 paket vitamin dan obat-obatan, 1.215 cup Pos Segar/Pos Hangat, 1.729 paket makanan siap saji, serta 15.000 liter air bersih.

Selain itu, bantuan yang telah disalurkan mencakup 155 dus air mineral, 600 paket Pemberian Makanan Tambahan (PMT), 60 paket alat pelindung diri (APD), 398 kacamata optik, lima item oksigen portabel, serta 200 kaleng Superqurban.

Chief Impact & Sustainability Officer Rumah Zakat, Landung Tri Sugiarto, S.Si., M.M., mengatakan konferensi pers ini menjadi sarana untuk menyampaikan laporan aksi kemanusiaan kepada publik sekaligus memperkuat kolaborasi dalam penanganan karhutla.

“Kegiatan hari ini merupakan bagian dari aktivitas Rumah Zakat untuk menyampaikan laporan kepada khalayak mengenai aksi-aksi yang telah kami lakukan. Harapannya, agenda ini dapat memperkuat kolaborasi lintas sektor sehingga pada fase pemulihan nanti, kita memiliki sumber daya yang lebih kuat untuk memastikan kesiapan menghadapi kondisi yang lebih ekstrem,” ujarnya.

Landung juga menekankan pentingnya memperkuat kapasitas masyarakat dalam merespons bencana sejak tahap awal. Menurutnya, penanganan karhutla membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari lembaga kemanusiaan dan pemerintah hingga dunia usaha serta masyarakat.

Rumah Zakat turut mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat kerja sama dalam menangani dampak karhutla. Upaya tersebut juga mencakup dorongan kepada pemerintah untuk mengoptimalkan penanganan kebakaran hutan dan lahan serta menindak tegas pihak yang terbukti menjadi penyebab kebakaran sesuai ketentuan yang berlaku.

Perwakilan BNPB Kota Banjarmasin, H. Husni Thamrin, M.IP., mengapresiasi dukungan dan kolaborasi Rumah Zakat dalam penanganan karhutla. Ia menegaskan bahwa penanganan bencana membutuhkan keterlibatan banyak pihak.

“Terima kasih kepada Rumah Zakat yang telah banyak membantu. Kami mengapresiasi Rumah Zakat yang selalu berkolaborasi dengan kami. Penanganan karhutla ini tidak bisa kami lakukan sendiri. Kami juga membutuhkan dukungan dari banyak pihak, seperti Rumah Zakat,” ungkapnya.

Sementara itu, Representative Manager Rumah Zakat Banjarmasin, Muhammad Luthfi Alfin, menegaskan bahwa keselamatan relawan menjadi perhatian penting dalam penanganan karhutla. Para relawan membutuhkan perlengkapan yang memadai untuk menghadapi risiko selama bertugas.

“Kami ingin mendukung agar teman-teman pejuang pemadam kebakaran terlindungi keselamatannya. Mereka tidak cukup hanya bermodal semangat, tetapi juga harus memiliki peralatan yang lengkap,” ujarnya.

Penyaluran APD menjadi salah satu bentuk dukungan Rumah Zakat untuk membantu relawan menjalankan tugas dengan perlindungan yang lebih memadai. Ketersediaan perlengkapan keselamatan penting untuk mendukung upaya penanganan kebakaran sekaligus mengurangi risiko yang dihadapi relawan di lapangan.

Melalui penyaluran bantuan kemanusiaan dan kolaborasi lintas sektor, Rumah Zakat berharap penanganan karhutla dapat berjalan lebih optimal.

Sahabat, mari tunaikan zakat, infak dan sedekah bersama Rumah Zakat.

Newsroom

Muhammad Rizal Rahman