Pamekasan, 1 Juli 2026 — Direktorat Jenderal Bea dan Cukai bersama Rumah Zakat melalui Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Madura menyerahkan bantuan Program Mandi, Cuci, Kakus (MCK) dan Sumur Bor kepada masyarakat di Mushallah Al Islah, Gang 2, Kelurahan Kanginan, Kecamatan Pamekasan, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur.
Program ini dihadirkan untuk membantu masyarakat mendapatkan akses air bersih dan fasilitas sanitasi yang lebih layak. Dengan adanya sarana tersebut, warga diharapkan dapat menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih nyaman dan sehat.
Prosesi serah terima bantuan dihadiri oleh PIC Program Rumah Zakat, Muslih, serta Kepala KPPBC Madura, Novian Dermawan. Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri oleh tokoh masyarakat dan warga setempat.
Pembangunan sarana MCK dan sumur bor diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat. Selain digunakan untuk kebutuhan rumah tangga, fasilitas ini juga dapat dimanfaatkan oleh jamaah Mushallah Al Islah.
Dengan demikian, masyarakat memiliki akses sanitasi yang lebih baik. Selain itu, lingkungan yang bersih dan sehat juga dapat terus terjaga.
Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Rumah Zakat dan Kantor Pusat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Program tersebut juga melibatkan para pegawai Bea dan Cukai serta komunitas internal di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.
Kolaborasi ini menunjukkan bahwa sinergi antara pemerintah, lembaga kemanusiaan, dan masyarakat dapat menghadirkan manfaat yang nyata. Oleh karena itu, kerja sama lintas sektor menjadi langkah penting untuk menjawab kebutuhan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Rumah Zakat menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan sehingga program ini dapat berjalan dengan baik.
Fasilitas Diharapkan Memberikan Manfaat Jangka Panjang
Kepala KPPBC Madura, Novian Dermawan, berharap bantuan ini dapat menjadi solusi atas kebutuhan air bersih masyarakat. Selain itu, bantuan ini juga menjadi bentuk kepedulian sosial keluarga besar Direktorat Jenderal Bea dan Cukai kepada masyarakat.
Sementara itu, masyarakat diharapkan dapat menjaga dan merawat fasilitas yang telah dibangun. Dengan cara tersebut, manfaat program dapat dirasakan dalam jangka panjang oleh seluruh warga sekitar.
Melalui semangat gotong royong, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai bersama Rumah Zakat berkomitmen untuk terus menghadirkan program pemberdayaan yang berkelanjutan. Dengan demikian, semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaat dari akses fasilitas dasar yang layak.
Sahabat, yuk terus peduli dan berbagi bersama Rumah Zakat.
Newsroom
Muhammad Rizal Rahman


