Memulai pagi dengan rasa syukur dapat membantu seseorang menjalani hari dengan lebih tenang dan penuh harapan. Di tengah kesibukan dan berbagai persoalan hidup, meluangkan waktu sejenak untuk mengingat nikmat Allah SWT bisa menjadi kebiasaan sederhana yang membawa makna.
Dalam Islam, bersyukur bukan hanya mengucapkan hamdalah, tetapi juga menyadari nikmat Allah dan menggunakannya untuk melakukan kebaikan.
Lantas, bagaimana cara bersyukur setiap pagi agar hati lebih tenang? Berikut beberapa kebiasaan yang bisa dilakukan.
Baca juga : Ini Dia 5 Cara Bentuk Syukur
1. Membaca Doa Bangun Tidur
Awali pagi dengan mengucapkan hamdalah dan membaca doa bangun tidur sebagai bentuk syukur karena Allah SWT masih memberikan kesempatan untuk menjalani kehidupan.
Rasulullah SAW mengajarkan doa berikut:
Arab:
الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَحْيَانَا بَعْدَ مَا أَمَاتَنَا وَإِلَيْهِ النُّشُورُ
Latin:
Alhamdulillāhilladzī ahyānā ba’da mā amātanā wa ilaihin-nusyūr.
Artinya:
“Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami setelah mematikan kami, dan kepada-Nya kami akan dibangkitkan.” (HR. Bukhari).
2. Mengingat Nikmat Kecil yang Dimiliki
Tidak semua kebahagiaan datang dari hal besar. Udara pagi yang sejuk, tubuh yang masih bisa bergerak, keluarga yang menemani, hingga kesempatan mencari nafkah merupakan nikmat yang patut disyukuri.
Cobalah mengingat tiga hal yang disyukuri setiap pagi. Kebiasaan ini dapat membantu kita lebih memperhatikan kebaikan yang sering terlewatkan.
3. Mengawali Hari dengan Ibadah
Salat Subuh, membaca Al-Qur’an, berzikir, dan berdoa dapat menjadi bagian dari rutinitas pagi seorang Muslim.
Ibadah membantu mengingatkan bahwa setiap hari merupakan kesempatan untuk memperbaiki diri dan mendekatkan hati kepada Allah SWT.
4. Mengucapkan Kalimat yang Baik
Biasakan mengucapkan Alhamdulillah ketika menyadari nikmat yang diterima. Selain itu, mulailah hari dengan perkataan yang baik kepada keluarga maupun orang-orang di sekitar.
Rasa syukur yang diwujudkan melalui ucapan dan sikap dapat membantu menciptakan suasana yang lebih positif dalam menjalani aktivitas.
5. Berbagi Kebaikan Sejak Pagi
Bersyukur juga dapat diwujudkan melalui tindakan nyata. Membantu keluarga, menyapa tetangga, memberikan makanan, atau bersedekah sesuai kemampuan merupakan contoh sederhana yang bisa dilakukan.
Rasulullah SAW bersabda bahwa setiap persendian manusia memiliki kewajiban sedekah setiap hari ketika matahari terbit. Hadis ini diriwayatkan oleh Imam Muslim.
Artinya, kesempatan berbuat baik tidak selalu membutuhkan harta yang banyak. Senyuman dan bantuan sederhana pun dapat menjadi bentuk kebaikan.
Bersyukur Setiap Pagi, Menjalani Hari dengan Lebih Bermakna
Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an:
“Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu.” QS. Ibrahim: 7
Ayat ini mengingatkan umat Islam tentang pentingnya bersyukur atas nikmat Allah SWT.
Bersyukur setiap pagi tidak berarti hidup harus selalu berjalan sesuai harapan. Kita tetap bisa menghadapi kesulitan, kesedihan, dan rasa lelah. Namun, rasa syukur dapat menjadi pengingat bahwa masih ada nikmat dan kesempatan untuk terus berusaha.
Mari mulai pagi dengan doa, mengingat nikmat Allah, dan melakukan satu kebaikan sederhana. Semoga setiap hari menjadi kesempatan untuk tumbuh menjadi pribadi yang lebih sabar, bersyukur, dan bermanfaat bagi sesama.
Sahabat, mari tunaikan zakat, infak dan sedekah bersama Rumah Zakat.


