El Niño diprediksi masih berlangsung hingga awal 2027. Fenomena iklim ini perlu diwaspadai karena dapat mengurangi curah hujan di sejumlah wilayah Indonesia, memperpanjang musim kemarau, dan memengaruhi aktivitas masyarakat.
Berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada Oktober 2026, kondisi El Niño masih berada pada intensitas sangat kuat. Sebagian besar wilayah Indonesia juga diprediksi mengalami awal musim hujan yang lebih lambat dari biasanya.
Apa Itu El Niño?
El Niño merupakan fenomena pemanasan suhu permukaan laut di Samudra Pasifik bagian tengah dan timur yang memengaruhi pola cuaca di berbagai wilayah dunia, termasuk Indonesia.
Di Indonesia, El Niño umumnya berkaitan dengan berkurangnya curah hujan. Meski dampaknya tidak sama di setiap daerah, kondisi ini dapat meningkatkan risiko kekeringan ketika hujan tidak turun dalam waktu lama.
Dampak El Niño bagi Masyarakat
1. Ketersediaan Air Bersih Berkurang
Curah hujan yang rendah dapat mengurangi pasokan air di sungai, waduk, dan sumber air lainnya. Masyarakat di wilayah rawan kekeringan berpotensi mengalami kesulitan memperoleh air untuk kebutuhan sehari-hari, seperti memasak, mandi, dan mencuci.
Karena itu, penggunaan air secara bijak dan penyediaan tempat penampungan air menjadi langkah penting untuk mengantisipasi kondisi kering berkepanjangan.
2. Produksi Pertanian Berisiko Terganggu
Sektor pertanian menjadi salah satu bidang yang rentan terhadap perubahan pola hujan. Kekurangan air dapat menghambat pertumbuhan tanaman, mengganggu jadwal tanam, hingga meningkatkan risiko gagal panen di wilayah tertentu.
Jika produksi pangan terganggu, dampaknya dapat meluas pada pendapatan petani, pasokan bahan pangan, dan harga sejumlah komoditas.
3. Risiko Kebakaran Hutan dan Lahan Meningkat
Kondisi lingkungan yang kering membuat vegetasi lebih mudah terbakar. Aktivitas pembakaran lahan yang tidak terkendali dapat memperbesar risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Asap kebakaran juga dapat menurunkan kualitas udara dan mengganggu aktivitas masyarakat, terutama anak-anak, lansia, serta orang yang sensitif terhadap polusi udara.
4. Kesehatan Masyarakat Perlu Dijaga
Cuaca panas dan keterbatasan air bersih dapat meningkatkan tantangan kesehatan. Masyarakat perlu menjaga kecukupan cairan, membatasi aktivitas berat saat cuaca sangat panas, serta memastikan air yang digunakan untuk kebutuhan sehari-hari tetap bersih.
Selain itu, masyarakat perlu mengikuti informasi kualitas udara dan anjuran dari instansi kesehatan setempat, khususnya jika terjadi karhutla.
Cara Mengantisipasi Dampak El Niño
Ada beberapa langkah yang dapat dilakukan masyarakat untuk mengurangi risiko dampak El Niño:
- Menghemat penggunaan air, misalnya dengan menghindari pemborosan dan menggunakan air sesuai kebutuhan.
- Menyiapkan cadangan air jika tinggal di wilayah yang rawan kekeringan, selama penyimpanannya aman dan higienis.
- Mengikuti informasi resmi BMKG untuk mengetahui perkembangan cuaca, musim, dan peringatan dini di daerah masing-masing.
- Tidak membakar sampah atau membuka lahan dengan api, terutama ketika kondisi lingkungan sangat kering.
- Menjaga kesehatan dengan memenuhi kebutuhan cairan dan mengurangi paparan asap atau panas berlebihan.
- Mendukung warga terdampak, terutama kelompok rentan yang kesulitan mengakses air bersih maupun memenuhi kebutuhan pokok.
Tetap Waspada dan Bersiap Menghadapi Perubahan Cuaca
El Niño yang diprediksi berlanjut hingga awal 2027 menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan menghadapi perubahan iklim. Dampaknya dapat berbeda di setiap wilayah sehingga masyarakat perlu menyesuaikan langkah antisipasi dengan kondisi setempat.
BMKG juga mengimbau masyarakat dan pemangku kepentingan memanfaatkan informasi iklim untuk mengatur pengelolaan air serta kegiatan pertanian. Masyarakat sebaiknya terus memantau pembaruan informasi resmi agar dapat mengambil langkah yang tepat.
Dengan penghematan air, perlindungan lingkungan, dan kepedulian terhadap warga yang rentan terdampak, risiko akibat kekeringan dapat diupayakan agar tidak semakin berat.
Sahabat, mari tunaikan zakat, infak dan sedekah bersama Rumah Zakat.


