Huta Godang, 20 Oktober 2026 — Rumah Zakat membentuk Desa Tangguh Bencana (Destana) di Desa Huta Godang, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan. Kegiatan ini berlangsung pada 16–20 Oktober 2026. Tujuannya adalah memperkuat kesiapan warga dalam menghadapi bencana setelah banjir bandang melanda wilayah tersebut.
Melalui kegiatan ini, Rumah Zakat membantu masyarakat memahami risiko bencana di lingkungan mereka. Selain itu, warga didorong agar lebih siap menghadapi keadaan darurat dan mengurangi dampak bencana di masa mendatang.

Dalam kegiatan selama lima hari tersebut, warga mendapatkan pembekalan tentang cara mengenali ancaman bencana dan memahami kondisi wilayah. Materi lainnya meliputi sistem peringatan dini, jalur evakuasi, serta langkah yang perlu dilakukan saat bencana terjadi.
Dengan bekal tersebut, masyarakat diharapkan mampu mengenali potensi bahaya sejak dini. Warga juga diharapkan mengetahui langkah penyelamatan yang tepat ketika menghadapi keadaan darurat.
Selain memberikan pengetahuan, pembentukan Destana menjadi langkah awal untuk membangun kesiapan warga secara bersama-sama. Pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan warga turut berperan dalam upaya ini.
Karena itu, kerja sama semua pihak menjadi penting untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman. Masyarakat juga diharapkan semakin mandiri dalam menghadapi risiko bencana.

Kepala Desa Huta Godang Sampaikan Terima Kasih
Kepala Desa Huta Godang, Aliasdi Pulungan, menyampaikan apresiasi kepada Rumah Zakat dan para donatur. Ia berterima kasih atas dukungan yang terus diberikan sejak masa tanggap darurat hingga tahap pemulihan pascabencana.
“Atas nama Pemerintah Desa dan seluruh masyarakat Desa Huta Godang, kami mengucapkan terima kasih kepada Rumah Zakat dan seluruh donatur atas bantuan, perhatian, serta kepedulian yang telah diberikan kepada masyarakat kami. Dukungan ini tidak hanya dirasakan pada masa darurat ketika bencana terjadi, tetapi juga terus berlanjut hingga tahap pascabencana melalui upaya pemulihan dan penguatan kesiapsiagaan masyarakat. Semoga segala kebaikan ini menjadi amal ibadah dan membawa keberkahan bagi semua pihak yang telah membantu masyarakat kami,” ujar Aliasdi Pulungan.
Dukungan tersebut menjadi bagian penting dalam proses pemulihan warga. Tidak hanya membantu masyarakat bangkit setelah bencana, pendampingan juga mendorong warga untuk lebih siap menghadapi ancaman serupa.
Melalui pembentukan Desa Tangguh Bencana, Rumah Zakat berharap warga Huta Godang semakin siap dan tanggap saat menghadapi bencana. Masyarakat juga diharapkan mampu berperan aktif dalam mengurangi risiko di lingkungan mereka.
Dengan pengetahuan dan kesiapan yang lebih baik, warga dapat memahami langkah yang perlu dilakukan ketika bencana terjadi. Upaya ini juga diharapkan membantu mengurangi dampak bencana serta mendukung pemulihan masyarakat.
Rumah Zakat berkomitmen mendampingi masyarakat dalam proses pemulihan dan penguatan kapasitas warga. Dengan dukungan para donatur dan kerja sama masyarakat, upaya membangun desa yang lebih tangguh diharapkan dapat terus berlanjut.
Sahabat, mari tunaikan zakat, infak dan sedekah bersama Rumah Zakat.


