Bandung, Oktober 2026 — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah wilayah di Kalimantan dan Sumatera berdampak terhadap lingkungan, kesehatan, serta aktivitas masyarakat. Merespons kondisi tersebut, Rumah Zakat memperkuat aksi kemanusiaan melalui pemadaman kebakaran, distribusi bantuan logistik, layanan kesehatan, penyediaan air bersih, hingga edukasi perlindungan diri dari kabut asap.
Di Kalimantan Selatan, karhutla meningkat sejak pertengahan Juli 2026 dan meluas ke Banjarbaru, Banjar, Barito Kuala, serta Banjarmasin. Sementara itu, di Kalimantan Barat, kebakaran meningkat sejak 16 Juli 2026, bermula di Desa Kuala Dua, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, sebelum meluas ke sejumlah wilayah lainnya. Cuaca panas, minimnya hujan, angin kencang, serta lahan gambut yang mengering menjadi faktor yang memperburuk situasi.

Relawan Rumah Zakat turut melakukan pemadaman di sejumlah lokasi, termasuk Wonodadi dan Katingan, Kalimantan Tengah. Di Katingan, tujuh relawan Rescue Rumah Zakat bersama Rumah Zakat Perwakilan Kalimantan yang dipimpin RM Asrul Putra Nanda menangani titik api menggunakan metode nozzle tanam.
Metode ini dilakukan dengan memasukkan selang ke area gambut untuk menjangkau bara api di bawah permukaan tanah sekaligus mendinginkan area yang masih menyimpan panas. Langkah tersebut bertujuan mengurangi risiko api kembali menyala.
Aksi pemadaman juga dilakukan di Pontianak, Kalimantan Barat, dan sejumlah titik lainnya. Berdasarkan rekap respons per 15 Oktober 2026, Rumah Zakat mencatat aksi pemadaman di 40 titik dengan dukungan 100 rol selang pemadam. Assessment lapangan juga dilakukan untuk memetakan kebutuhan masyarakat dan menentukan bantuan lanjutan.

Salurkan Bantuan Kesehatan dan Logistik bagi Petugas serta Warga
Selain pemadaman, Rumah Zakat memberikan dukungan untuk menjaga kesehatan petugas, relawan, dan masyarakat yang terpapar asap.
Di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, relawan menghadirkan Pos Segar yang menyediakan air minum, vitamin, buah, dan makanan ringan bagi petugas serta relawan. Sebanyak 700 masker juga dibagikan kepada pengguna jalan di sekitar lampu lalu lintas Tugu Mahir Mahar, disertai edukasi tentang penggunaan masker dan pentingnya menjaga kesehatan saat kualitas udara memburuk.
Di Kalimantan Barat, vitamin diberikan kepada petugas pemadam dan relawan di Pontianak, Kubu Raya, serta wilayah sekitarnya. Sementara itu, di Desa Pandahan, Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, Pos Segar menyediakan 50 cup es sirup, 200 unit vitamin, 5,5 kilogram semangka, 2,5 kilogram melon, dan satu dus air mineral.
Dukungan pangan juga diberikan melalui pembagian 200 porsi makanan siap saji kepada relawan setelah aksi pemadaman di Kompleks Handil Bakti Indah, Kabupaten Barito Kuala.
Pada 4 September 2026, Rumah Zakat bersama YBM PLN UP3 Samarinda menyalurkan bantuan kepada petugas di Kelurahan Pendingin, Kecamatan Sangasanga, Kabupaten Kutai Kartanegara. Bantuan tersebut meliputi vitamin, kebutuhan dapur posko, air mineral, susu, masker, dan logistik lainnya. Di Samarinda, Rumah Zakat turut menghadirkan layanan kesehatan gratis bagi petugas pemadam.
Pada 10 Oktober 2026, Rumah Zakat bersama Paragon Corp menyalurkan masker, vitamin, dan air ion kepada petugas pemadam serta relawan di Jalan Trans Kalimantan, Kelurahan Panarung, Kecamatan Pahandut, Palangka Raya.
Pada hari yang sama, sebanyak 50 Respira Kit dari donasi melalui Kitabisa disalurkan kepada anak-anak di Posyandu Bunda, Desa Punggur Kecil, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. Rumah Zakat bersama Kitabisa juga mendukung penyediaan air bersih bagi masyarakat Palangka Raya di tengah kondisi kabut asap.
Rekap Bantuan Karhutla hingga 15 Oktober 2026
Berdasarkan SITREP Rumah Zakat per 15 Oktober 2026, bantuan yang telah disalurkan mencakup berbagai kebutuhan kesehatan, pangan, dan perlindungan masyarakat.
Rincian dukungan tersebut meliputi:
- 38.740 masker KN95 dan medis
- 136 paket vitamin dan obat-obatan
- 1.215 cup Pos Segar/Pos Hangat
- 1.729 paket makanan siap saji
- 15.000 liter air bersih
- 155 dus air mineral
- 600 paket Pemberian Makanan Tambahan (PMT)
- 60 paket alat pelindung diri (APD)
- 398 kacamata optik
- Lima item oksigen portabel
- 200 kaleng Superqurban
Data tersebut menggambarkan beragam bentuk dukungan yang diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan petugas dan masyarakat di wilayah terdampak karhutla.
Perluas Kolaborasi dan Kesiapsiagaan Masyarakat
Respons Rumah Zakat juga menjangkau Sumatera Selatan. Di tengah dampak kabut asap yang mengganggu aktivitas masyarakat, Rumah Zakat memantau kebutuhan warga dan menyiapkan respons sesuai kondisi di lapangan.
Upaya menggalang kepedulian publik turut dilakukan melalui kegiatan penggalangan dana untuk bantuan karhutla dalam acara stand-up comedy di Pontianak. Inisiatif ini menjadi salah satu cara untuk mengajak lebih banyak pihak membantu masyarakat dan relawan di wilayah terdampak.
Dalam webinar bertajuk “Webinar Nasional, Rumah Zakat Perkuat Kolaborasi Pengendalian Karhutla hingga Ketahanan Komunitas”, CEO Rumah Zakat, Irvan Nugraha, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi karhutla.
Penanganan karhutla membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, lembaga kemanusiaan, dunia usaha, komunitas, hingga masyarakat. Kolaborasi tersebut perlu diperkuat dalam pencegahan, mitigasi, respons darurat, dan pembangunan ketahanan komunitas agar masyarakat lebih siap menghadapi ancaman karhutla.
Seiring dengan potensi titik panas dan kabut asap yang masih dapat mengganggu kesehatan serta aktivitas masyarakat, Rumah Zakat akan melanjutkan assessment dan distribusi bantuan mendesak berdasarkan kebutuhan di lapangan. Kebutuhan lanjutan yang teridentifikasi meliputi pompa air portabel, bahan bakar, logistik, masker, obat-obatan, layanan kesehatan, dan air bersih.
Melalui berbagai upaya tersebut, Rumah Zakat berkomitmen memperkuat respons kemanusiaan bagi masyarakat dan petugas di wilayah terdampak karhutla. Dukungan lintas sektor diharapkan dapat membantu mengurangi dampak kebakaran, menjaga kesehatan masyarakat, mendukung keselamatan petugas, serta memperkuat kesiapsiagaan dan kepedulian bersama terhadap lingkungan.
Sahabat, mari tunaikan zakat, infak dan sedekah bersama Rumah Zakat.
Newsroom
Muhammad Rizal Rahman


