[:ID]FASILITATOR RUMAH ZAKAT GELAR PELATIHAN HIDROPONIK DI DESA BLATER[:en]RUMAH ZAKAT FACILITATOR CONDUCTS HYDROPONICS TRAINING IN BLATER VILLAGE[:]

[:ID]KEBUMEN. Minggu (28/01/2018) Syarifudin (27), Fasilitator Desa Berdaya Rumah Zakat di Desa Blater menggelar pelatihan budidaya sayuran dengan metode hidroponik di kediamannya. Pelatihan yang diikuti 16 ibu-ibu rumah tangga dan kader posyandu ini mendatangkan Nurrohman (34) sebagai pembicara.

Dalam pelatihan ini dikenalkan metode hidroponik dengan menggunakan barang-barang bekas. “Di sekitar kita banyak sekali barang-barang bekas yang jika dibuang begitu saja akan mengotori dan menurunkan kualitas lingkungan. Akan menjadi lebih bermanfaat jika barang-barang bekas yang tidak digunakan di sekitar kita, bisa kita gunakan lagi sebagai media menanan sayuran dengan metode hidroponik” jelas Nurrohman di awal pelatihan.

Hidroponik merupakan budidaya tanaman dengan memanfaatkan air, tanpa menggunakan tanah, dengan menekankan pada pemenuhan kebutuhan nutrisi pada tanaman. Menanam dengan metode hidroponik sangat tepat diterapkan bagi yang memiliki keterbatasan lahan, karena menanam dengan metode ini dapat dilakukan di lahan-lahan terbatas seperti halaman rumah, teras rumah, dan lahan sempit lainnya.

Dengan menerapkan sistem hidroponik ini didapatkan beberapa kelebihan diantaranya : penggunaan lahan yang efisien, berproduksi tanaman tanpa menggunakan tanah, kualitas tanaman lebih bersih dan sehat (organic), serta pengendalian hama dan penyakit yang mudah.

“Alhamdulillah pelatihan ini dapat berjalan lancar, peserta juga antusias semua. Insya Allah dalam waktu dekat kita akan memulai secara bersama-sama menanam hidroponik di Desa Berdaya Blater. Semoga dengan adanya program hidroponik ini dapat memanfaatkan barang-barang bekas tak terpakai, dan hasil tanamannya dapat membantu ketahanan pangan keluarga di desa ini.” ungkap Syarifudin.

“Terima kasih Rumah Zakat yang sudah mengadakan pelatihan ini, Kami semua berminat menanam hidroponik, sepertinya mudah dan lebih sehat. Ayo kita mulai mumpung masih pada semangat” ujar Marsiyah (35) salah satu peserta pelatihan.

Newsroom/Kuna
Kebumen[:en]KEBUMEN. Sunday (28/01/2018) Syarifudin (27), Empowered Village Facilitator Rumah Zakat in Blater Village held a vegetable farming training with hydroponics method at his residence. The training followed by 16 housewives and posyandu cadres brought Nurrohman (34) as a speaker.

In this training, a method of hydroponics was introduced by using used goods. “Around us a lot of secondhand goods that if thrown away will contaminate and degrade environmental quality. It will be more useful if used goods are not used around us, we can use again as a medium of vegetable planting with hydroponic methods “explained Nurrohman at the beginning of the training.

Hydroponics is the cultivation of plants by utilizing water, without using soil, with emphasis on the fulfillment of nutritional needs in plants. Planting by hydroponics method is very appropriate for those who have limited land because planting with this method can be done in limited areas such as yard, porch, and another narrow land.

By applying this hydroponics system, there are several advantages such as efficient land use, crop production without using soil, cleaner and healthier plant quality (organic), and easy pest and disease control.

“Alhamdulillah this training can run smoothly, participants are also enthusiastic all. Insha Allah in the near future we will start jointly plant hydroponics in Empowered Blater Village. Hopefully with this hydroponics program can take advantage of used goods used, and the crops can help family food security in this village, “said Syarifudin.

“Thank you Rumah Zakat who have been conducting this training, We are all interested to plant hydroponics, it seems easy and healthier. Let’s start while still on the spirit “said Marsiyah (35) one of the trainees.

Newsroom / Kuna
Kebumen[:]

Tags :
Konfirmasi Donasi
id_IDBahasa Indonesia
en_USEnglish id_IDBahasa Indonesia