MEMBIASAKAN SHALAT MALAM

medium_94membiasakan-shalat-malamAda yang berkata pada Ibnu Mas’ud, “Kami tidaklah sanggup mengerjakan shalat malam.”

Beliau lantas menjawab, “Yang membuat kalian sulit karena dosa yang kalian perbuat.”

Lalu apakah kita termasuk orang yang sering melewati malam begitu saja tanpa terbangun untuk melaksanakan shalat malam? Bahkan tanpa merasa bersedih? Mungkin sudah saatnya kita mengevaluasi diri, dan mulai membiasakan diri untuk melaksanakan shalat malam, bahkan meskipun hanya berdiri melaksanakan 2 rakaat sesaat sebelum adzan Shubuh berkumandang.

‘Amr bin Al ‘Ash radhiyallahu ‘anhu berkata, “Satu raka’at shalat malam itu lebih baik dari sepuluh rakaat shalat di siang hari.”

Lukman berkata pada anaknya, “Wahai anakku, jangan sampai suara ayam berkokok mengalahkan kalian. Suara ayam tersebut sebenarnya ingin menyeru kalian untuk bangun di waktu sahur, namun sayangnya kalian lebih senang terlelap tidur.” (Al Jaami’ li Ahkamil quran)”

Salah seorang ulama terdahulu bangun di malam yang sangat dingin, saat meletakkan tangannya di bejana air, beliau merasakan sakit dinginnya air itu, beliau ingin kembali ke atas tempat tidur dan tidak wudhu, namun beliau paksakan mencelupkan tangannya ke dalam air seraya berkata: “sungguh ini lebih ringan daripada panasnya api jahanam”

Apakah ini terjadi begitu saja? Tidak, semuanya membutuhkan proses dan perjuangan.

Tsabit Al Banani berkata, “Saya merasakan kesulitan untuk shalat malam selama 20 tahun dan saya akhirnya menikmatinya 20 tahun setelah itu. Jadi total beliau membiasakan shalat malam selama 40 tahun. Ini berarti shalat malam itu butuh usaha, kerja keras dan kesabaran agar seseorang terbiasa mengerjakannya.

Sesungguhnya kita selalu dalam keadaan berperang melawan setan dan hawa nafsu sendiri. Cara sederhana mulai membiasakan shalat malam:

1. Memaksakan bangun lebih awal, sebelum adzan Shubuh

Sudah pasti akan terasa sulit jika kita begadang semalaman. Maka hentikan dulu kebiasaan begadang.

Sebagian mengatakan: “Dulu bangun malam amat sulit untukku, aku berjuang sekuat tenaga sehingga aku bisa menikmati lezatnya selama dua puluh tahun.

2. Laksanakan shalat malam dan lanjutkan hingga Shubuh tiba

Al-Hasan berkata: Bersungguh-sungguhlah (untuk beribadah) pada waktu malam dan perpanjanglah shalat kalian sehingga waktu menjelang pagi, kemudian duduklah untuk berdo’a, merendahkan diri (di hadapan Allah) dan beristigfar.

3. Biasakan langsung berwudhu setelah bangun, rasakan kesegaran setelah air menyentuh wajah

“Setan mengikat pada ujung kepala salah seorang diantara kalian jika tidur dengan tiga ikatan. Masing-masing ikatan mengatakan:

“Engkau masih memiliki malam yang panjang, maka tidurlah!’ Jika ia bangun lantas menyebut nama Allah, maka terlepaslah satu ikatan. Jika ia berwudlu, maka lepaslah ikatan berikutnya. Dan jika ia mengerjakaan sholat, maka terlepaslah satu ikatan lagi, sehingga keesokan harinya ia menjadi giat, demikian juga jiwanya akaan menjadi baik. Jika tidak demikian, maka keesokan harinya ia menjadi kotor jiwanya lagi pemalas.” (HR. Muslim 1163).

Sumber: ummi-online.com

Tags :
Konfirmasi Donasi