MENGAPA PATH MENJADI BIANG VIRAL

sampah linimasa Oleh : Endy Kurniawan

Menggunakan media monitoring, bisa dilihat Path saat ini menjadi top 3 pemicu viral di media sosial, di bawah Facebook dan Twitter. Meme dan konten grafis saat ini menyebar duluan di Path baru menjalar ke media lain. Jika trigger Path masih lebih lemah itu karena Facebook dan Twitter dihuni lebih banyak orang : Facebook 1,5 Milyar dan Twitter hampir 300 juta. Sementara Path baru 32 juta pengguna. Maklum usianya lebih muda. Tapi, dengan jumlah hanya 10% pengguna Twitter saja Path bisa jadi biang viral, bagaimana bisa?

Karena di Path berkumpul orang-orang dengan interaksi tinggi dan kesepahaman yang baik. Di Path Anda menjadi diri sendiri. Menjadi orang yang dikenal kawan-kawan Anda. Tidak seperti di Twitter Anda bisa jadi siapa saja, difollow siapa saja dan ngoceh apa saja. Atau seperti di Facebook, Anda bertemu kawan lama, sebagiannya lagi orang baru yang belum tentu Anda kenal. Di Path, melakukan seleksi siapa yang akan dijadikan kawan adalah praktek yang jamak. Maklum maksimal kawan 150, belakangan naik jadi 500. Kalau teman Anda ‘annoying’ belakangan, unfriend juga biasa terjadi di Path. Maka itu Path disebut sebagai medium for high quality networking.

Di Path, Anda sangat personal. Oleh sebab itu Path berisi orang, bukan organisasi, perusahaan atau bahkan mesin. Dan pemilik akun Path tidak punya ‘nafsu’ memperbanyak follower (seperti Twitter) atau menambah sebanyak-banyaknya teman hingga mentok 5000 (seperti di Facebook). Di Path, orang ingin intensif, berkawan karena kenal duluan, baru meningkatkan intensitas interaksi dengan cara berbagi gagasan dan saling support. Dampaknya, apapun yang Anda produksi akan berimpak tinggi terhadap kawan Anda. Apalagi kontennya bebas, bisa listening-watching-reading what, foto/ picture, status dan location.

Jika dilihat dari kategori fungsi media sosial, yaitu (1) Publishing, (2) Sharing, (3) Playing, (4) Networking, (5) Buying dan (6) Localization maka Path hampir punya fungsi kecuali Playing & Buying, dengan pencet tombol operasi yang minimal. Jika demikian, maka Path adalah pilihan yang baik untuk penguatan personal branding dan memperluas pengaruh. Bagaimana memperbesar impak di Path? (1) Produksilah konten yang orisinal dan personal, (2) Bagilah lebih banyak outstanding ideas yang ditunjang visual. Tidak perlu tag banyak orang, karena tanpa tagging pun orang akan aware. Karena Anda kawan baik mereka. Karena Path adalah media untuk sebuah close relationship.

Tags :
Konfirmasi Donasi