MENGENAL SOSOK drh HARYO, DOKTER TERNAK SUPERQURBAN DI PROBOLINGGO

RZ_drh_superqurbanPROBOLINGGO. Pelaksanaan keberlangsungan Superqurban 1434 H pada momen Idul Adha tahun 2013 ini tentu tidak terlepas juga dari Quality Control sosok dokter hewan ternak di lokasi kandang pemeliharaan ternak di Probolinggo. Sosok dokter ini yang dipercaya oleh RZ untuk memeriksa kesehatan ternak-ternak tersebut.

Sehingga hewan-hewan ini telah layak dan  siap untuk disembelih di Hari Raya Idul Adha, sebagai binatang untuk dikorbankan yang telah dipesan oleh donatur RZ maupun korporat-korporat yang bermitra dengan RZ. Selain itu setelah disembelih ternak-ternak ini juga sebagai bahan baku untuk pembuatan kornet Superqurban.

Sosok pemantau kesehatan ternak  ini disapa drh Haryo yang telah berusia 50 tahun. Ternyata dia adalah seorang dokter hewan yang ramah, teliti dan  tekun dalam menggeluti profesinya. Ketika ditemui di tempatnya bekerja, di Probolinggo Sabtu (12/10),  ia sangat antusias menuturkan kisah-kisahnya dalam bekerja.

Berikut petikan kisahnya:  

Saya sudah 2 tahun bekerja di tempat ini, saya sangat senang bekerja di sini karena beberapa sebab, yang pertama:  Sumber Daya Manusianya masih muda-muda di lokasi peternakan ini sehingga membikin saya tidak terasa bahwa usia saya sudah lima puluh tahunan. Yang kedua: domba-domba yang dipelihara disini terpilih. Sehingga memudahkan kita dalam memantau kesehatan hewan. Jumlah domba di sini 11.068. Domba-domba ini dari berasal dari pasar-pasar hewan di Jawa Timur kemudian di lokasi peternakan ini dibudidayakan.

O iya kalau tahapan pemeriksaan kesehatan hewan itu berawal dari hewan itu masuk yang dikirim dari pasar hewan lalu kita masukkan ke kandang karantina disitu kita periksa selama dua hari. Disitu ada perlakuan untuk hewan itu untuk diperiksa kesehatannya, jika telah layak maka masuk ke kandang produksi. Kandang-kandang di sini dibedakan ada kandang untuk betina, yang bunting ataupun yang baru melahirkan. Pembedaan ini atas jenis kelamin, maupun jenis kambing dan dombanya. Selain itu atas beratnya kambing maupun dombanya ada yang sekian kilo, itu kita lakukan untuk memudahkan pemantauan.

Untuk pemeriksaan hewan setiap hari keliling kandang, dari pagi tiap kambing/domba ketika diberi makan akan terlihat kambing itu sehat atau tidak. Jika hewan itu dikasih makan dan responya baik berarti hewan itu sehat. Ada juga domba yang dikasih makan tapi responnya tidak baik berarti hewan itu sedang sakit. Kambing yang sakit ini lalu kita sisihkan dan dibawa ke tempat isolasi diberi pakan berbeda dan diberi obatnya sampai dia pulih kembali dan dikembalikan ke tempat asal. Pakan hewan di sini ada juga rumusan formulasi pakan tertentu, di dekat pintu masuk kandang, di situ ada satu unit pembuatan makanan ternak dengan menu ataupun ransum tertentu agar sehat.

Untuk Superqurban ada standar tipe-tipe tertentu dipenuhi untuk pemotongannya  sehingga sesuai dengan standar yang diinginkan misal tipe A, Tipe B, dan Tipe C, jika  tipe A berdasarkan ukuran berat badan tentu pemotongannya disesuaikan dengan ketentuan-ketentuan yang disyaratkan Superqurban.****

Newsroom/Indriyatna Sugiyarta
Probolinngo

Probolinngo

Tags :
Konfirmasi Donasi