[:ID]MUHAMMAD UBAID, ANAK ROHINGYA YANG SUDAH HAFIDZ 21 JUZ[:en]MUHAMMAD UBAID, REFUGEE CHILD OF ROHINGYA WHO MEMORIZES 21 JUZ QURAN[:]

[:ID]BANGLADESH. Ini adalah Muhammad Ubaid, anak Rohingya yang mengungsi di Kamp Balukhali, Cox’s Bazaar, Bangladesh. Di tengah tengah kesulitan semasa konflik, Ubaid semenjak 1,5 tahun yang lalu berusaha menghafalkan Quran dan hingga kini ia berhasil menghafal 21 Juz Quran.

“Saya membutuhkan waktu 1,5 tahun untuk menghafal 21 juz,” ujar Ubaid kepada Tim Kemanusiaan Rumah Zakat pada (30/01).

Ubaid yang masih berumur 11 tahun ini mengungsi bersama kedua orang tua dan 4 kakaknya semenjak September 2017 saat konflik sedang memuncak. Saat ini di Kamp Balukhali, Ubaid bersama 28 temannya menghabiskan waktu selama delapan jam untuk belajar Quran dengan harapan menjadi hafidz yang bisa mengubah kehidupannya di pengungsian kelak.

Saat Tim Kemanusiaan Rumah Zakat membagikan Quran baru untuk anak anak Rohingya termasuk Ubaid, Ia tampak senang sekali karena Quran yang ia punya sudah rusak dan kotor serta tidak layak dipakai lagi.

“Ubaid terlihat senang mendapatkan Quran yang baru dan bersih, ia juga semakin bersemangat untuk menyelesaikan hafalannya hingga 30 Juz,” ujar Surianto Tim Kemanusiaan Rumah Zakat.

Newsroom/ Lailatul Istikhomomah

Bangladesh[:en]BANGLADESH. This is Muhammad Ubaid, a Rohingya boy who fled at Balukhali Camp, Cox’s Bazaar, Bangladesh. Amid the hardships during the conflict, Ubaid since 1.5 years ago attempted to memorize the Quran and until now has succeeded in memorizing 21 Juz Quran.

“I need 1.5 years to memorize 21 juz,” Ubaid told Rumah Zakat’s Humanitarian Team.

The 11-year-old Ubaid has been taking refuge with his parents and 4 older sisters since September 2017 when the conflict is escalating. Currently at Balukhali Camp, Ubaid with 28 of his friends spent eight hours studying the Quran in the hope of becoming a hafidz who can change his life in the future.

When Rumah Zakat’s Humanitarian Team distributed a new Quran for the Rohingya children including Ubaid, He seemed happy because the Quran he had was damaged and dirty, cannot be read anymore.

“Ubaid looks happy to get a new and clean Quran, he is also more excited to complete his memorization up to 30 Juz,” said Surianto Rumah Zakat’s Humanitarian Team.

Newsroom/ Lailatul Istikhomomah

Bangladesh[:]

Tags :
Konfirmasi Donasi
id_IDBahasa Indonesia
en_USEnglish id_IDBahasa Indonesia