NGETO-I, SPESIAL TANPA MSG

SOLO. Persaingan pasar yang semakin ketat, menuntut adanya inovasi dan keunikan produk agar lebih menarik hati konsumen. Keunikan produk yang membedakan dengan produk lain seperti NGETO’I fried chicken-spesial tanpa MSG, diharapkan mampu bersaing di pasaran.

Efendi, warga binaan yang berada di non wilayah Integrated Community Development Solo berusaha keras untuk bangkit mandiri dengan usaha fried chicken tanpa MSG di depan Pasar Gentan Sukoharjo mulai setelah subuh hingga pukul 08.00 WIB ataupun 09.00 WIB pagi, Rabu (4/1). Keuntungan  bersih dari usaha ini tergolong lumayan berkisar antara Rp20.000 hingga Rp30.000 perhari dari penjualan 20 potong hingga 30 potong daging. Padahal baru buka beberapa pekan lalu.

Lokasi yang dekat jajanan pasar, menguntungkan usahanya, karena orang yang belanja jadi tahu ada NGETO’I di pinggir jalan. Kadang ada orang yang penasaran dengan rasa maupun namanya yang unik kemudian membeli. ”Alhamdulillah, usaha sudah mulai jalan. Saya juga masih belajar agar fried chicken-nya lebih enak dan kremes. Rencana mau buka lagi di depan Diyan Swalayan. Boleh dibilang saya telat buka usahanya karena nunggu beberapa pekan. Mohon dampingannya agar usaha semakin maju,” kata Efendi yang terkenal juga sebagai ustadz ruqyah ini kepada Rumah Zakat.***

Newsroom
/Muchammad Afifudin Z.

Solo

Tags :
Konfirmasi Donasi