[:ID]PELAJAR SIAGA BENCANA PERKAYA WAWASAN SISWA TENTANG KEBENCANAAN[:en]STUDENT DISASTER PREPAREDNESS ENRICH THE INSIGHT ABOUT DISASTER[:]

[:ID]PALEMBANG. Relawan Rumah Zakat Palembang kembali mengadakan kegiatan Pelajar Siaga Bencana (PSB) pada hari Sabtu (21/10) pukul 13.30 WIB, bertempat di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Daarul Aitam, Plaju, Palembang.

Sebanyak 34 orang siswa-siswi yang merupakan dokter cilik serta anggota pramuka dan 4 relawan yang mengikuti kegiatan PSB tersebut. Adapun materi kegiatan PSB kali ini ialah melanjutkan materi bulan lalu, identifikasi korban dan simulasi evakuasi.

Pemateri dalam PSB kali ini ialah Syaifudin dari Relawan Rumah Zakat Palembang. Kak Udin, sapaan akrab beliau, ia memberikan materi dengan menjelaskan bagaimana cara melakukan penilaian penderita, memberi tanda (label) dengan warna tertentu pada penderita (korban) dan memindahkan penderita ke lokasi perawatan yang sudah ditentukan.

Para siswa-siswi pun dengan semangat mengikuti kegiatan PSB. Dan seperti biasa, setelah pemateri memberi penjelasan beserta contohnya, siswa-siswi diberi kesempatan untuk mempraktikkan langsung materi yang sudah dijelaskan dengan simulasi bencana yang sudah disiapkan tim Relawan.

“Seru kak kegiatannya. Aku belajar cara cara menyelamatkan korban.” Seru salah seorang peserta girang.

 

Newsroom/Dea Sukmara
Palembang

 

 [:en]PALEMBANG. Volunteers of Rumah Zakat Palembang held a Disaster Preparedness Student (PSB) event on Saturday (21/10) at 13.30 WIB, located at Madrasah Ibtidaiyah (MI) Daarul Aitam, Plaju, Palembang.

A total of 34 students who are little doctors, scout’s members and 4 volunteers followed the event. The material of PSB activities this time was continuing the material last month about identification of victims and evacuation simulation.

The presenters in PSB this time was Syaifudin from Volunteer of Rumah Zakat Palembang. Udin, his nickname, he gave the material by explaining how to conduct the assessment of the patient, to label (mark) with a certain color on the patient (victim) and move the patient to the location of the treatment that has been determined.

The students also enthusiastically followed the event. And as usual, after the presenters gave explanations and examples, the students were given the opportunity to practice the material directly described by the disaster simulation prepared by the volunteer team.

“It is interesting! I learned how to save the victim.” Exclaimed one of the participants.

 

Newsroom / Dea Sukmara
Palembang[:]

Tags :
Konfirmasi Donasi
id_IDBahasa Indonesia
en_USEnglish id_IDBahasa Indonesia