Gelar Webinar Nasional, Rumah Zakat Perkuat Kolaborasi Pengendalian Karhutla hingga Ketahanan Komunitas

oleh | Sep 11, 2026 | Berita

Bandung, 10 September 2026 — Rumah Zakat menggelar Webinar Nasional bertajuk “Kolaborasi Pengendalian Karhutla: Dari Mitigasi Ekologis hingga Ketahanan Komunitas Lokal” pada Kamis, 10 September 2026 secara daring.

Kegiatan ini menjadi ruang dialog lintas sektor untuk membahas pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) secara lebih menyeluruh. Pembahasan tidak hanya berfokus pada penanganan saat kebakaran terjadi.

Selain itu, webinar membahas mitigasi ekologis, peran masyarakat, serta penguatan ketahanan komunitas di wilayah terdampak. Pendekatan tersebut dinilai penting agar penanganan karhutla tidak hanya bersifat responsif, tetapi juga preventif dan berkelanjutan.

Kolaborasi Jadi Kunci Pengendalian Karhutla

Webinar menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai latar belakang. Mereka berasal dari unsur kemanusiaan, filantropi, akademisi, praktisi, hingga relawan.

Narasumber yang hadir yaitu Widowati, Direktur Eksekutif Humanitarian Forum Indonesia; Wildhan Dewayana, S.T., M.Si., Ketua Forum Zakat; Dr. H. Rahmat Hidayat, S.E., M.T., Wakil Sekjen Bidang Filantropi MUI; Irvan Nugraha, S.H., M.M., CEO Rumah Zakat; Dr. Ati Dwi Nurhayati, S.Hut., M.Si., Ketua Departemen Silvikultur Fakultas Kehutanan dan Lingkungan IPB; Ahmad Mujahid, Executive Director Salam Setara; serta Tresna Waniati, relawan perempuan pemadam kebakaran hutan dan lahan dari Kalimantan Barat.

Kehadiran berbagai pemangku kepentingan tersebut memperkuat perspektif bahwa pengendalian karhutla membutuhkan keterlibatan banyak pihak.

CEO Rumah Zakat, Irvan Nugraha, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi persoalan karhutla yang berdampak pada lingkungan dan kehidupan masyarakat.

“Karhutla ini tidak mungkin ditangani oleh satu lembaga, satu sektor, atau satu pendekatan saja. Kita membutuhkan kolaborasi lintas sektor.”

Irvan berharap forum tersebut tidak berhenti sebagai ruang diskusi. Kolaborasi yang terbangun diharapkan dapat dilanjutkan melalui aksi bersama, baik untuk menghadapi karhutla saat ini maupun dalam jangka panjang.

Rumah Zakat Perkuat Respons Karhutla

Di tengah respons karhutla yang masih berjalan, Rumah Zakat telah menerjunkan puluhan relawan ke lapangan. Para relawan juga melakukan asesmen untuk mengetahui kebutuhan masyarakat terdampak.

Hingga saat ini, Rumah Zakat telah mendistribusikan 929 paket makanan siap saji, 11.250 masker, serta 54 paket vitamin dan obat-obatan.

Selain distribusi bantuan, relawan Rumah Zakat turut terlibat dalam aksi pemadaman karhutla di lapangan. Pengelolaan relawan dilakukan secara terkoordinasi, mulai dari mobilisasi hingga pembagian peran.

Rumah Zakat juga memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat terdampak. Respons tersebut dilakukan agar bantuan dapat diberikan secara cepat, tepat, dan sesuai kebutuhan wilayah.

Pengendalian Karhutla Tidak Cukup dengan Pemadaman

Pengendalian karhutla tidak cukup dilakukan ketika kebakaran sudah terjadi. Upaya pencegahan dan pemulihan juga perlu menjadi bagian dari strategi bersama.

Pemerintah, lembaga filantropi, akademisi, organisasi kemanusiaan, masyarakat, dan relawan lokal memiliki peran penting dalam upaya tersebut.

Karena itu, kolaborasi lintas sektor diperlukan agar penanganan karhutla tidak berhenti pada pemadaman. Upaya bersama juga perlu mencakup pencegahan, pemulihan ekosistem, serta penguatan ketahanan masyarakat.

Dengan pendekatan tersebut, masyarakat di wilayah rawan karhutla dapat memiliki kesiapsiagaan yang lebih baik. Pada saat yang sama, kepedulian terhadap lingkungan dapat terus dibangun dari tingkat komunitas.

Dorong Kolaborasi untuk Jangka Panjang

Melalui Webinar Nasional ini, Rumah Zakat mendorong agar kolaborasi yang telah terbangun dapat terus berkembang menjadi gerakan bersama.

Kerja sama lintas sektor diharapkan tidak hanya hadir saat karhutla terjadi. Lebih dari itu, kolaborasi dapat memperkuat mitigasi, kesiapsiagaan, dan ketahanan masyarakat dalam menghadapi risiko bencana.

Dengan demikian, pengendalian karhutla dapat dilakukan secara lebih menyeluruh. Mulai dari pencegahan, respons, hingga pemulihan lingkungan dan masyarakat.

Rumah Zakat berkomitmen untuk terus mengambil bagian dalam upaya kemanusiaan dan lingkungan. Kolaborasi dengan berbagai pihak menjadi salah satu langkah penting untuk menjaga lingkungan sekaligus melindungi masyarakat yang terdampak karhutla.

Sahabat, yuk terus peduli dan berbagi bersama Rumah Zakat.

Newsroom

Muhammad Rizal Rahman