[:ID]RUMAH ZAKAT DORONG MASYARAKAT UNTUK PEDULI PENDIDIKAN[:]

[:ID]

Rumah Zakat ajak Karangtaruna Desa Pamoyanan peduli pendidikan. (Foto: Rumah Zakat)

BOGOR, Rumah Zakat – Hasil rilis Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) dari Bappenas menunjukkan Jawa Barat menjadi provinsi dengan Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) terendah se-Indonesia. Padahal, Indonesia akan menyongsong puncak bonus demografi pada 2025-2030.

Dengan kondisi tersebut, ke depan harus lebih banyak program dan kebijakan yang pro pada peningkatan kualitas kepemudaan. Sebab, Jawa Barat sendiri kini menjadi pilot project pengembangan IPP.

Menurut Elan Jaelani, salah seorang Relawan Rumah Zakat mengatakan untuk membangun karakter seseorang bisa dilihat dari pendidikannya.

“Membangun karakter seseorang melihat dari pendidikannya juga. Orang semakin tinggi ilmunya maka semakin mudah berkiprah. Semakin peduli, terhadap kesehatan, terhadap bangsa dan lain sebagainya” kata Elan, Rabu 04 Maret 2020.

(Foto: Rumah Zakat)

Elan menambahkan, peningkatan karakter bisa dilakukan dengan melakukan pembenahan dalam hal pendidikan terlebih dahulu.

“Kita bisa mulai dari pembenahan pendidikannya dulu, mulai dari kualitas sampai sarana dan prasaranya, saat ini yang kita lakukan di Pamoyanan adalah dengan mengadakan bimbingan belajar baik untuk anak-anak maupun remaja” tambah Elan.

Di sisi lain, Ketua Karang Taruna Desa Pamoyanan Sofyan merasa tertarik terhadap program rumah belajar dari Rumah Zakat ini.

“Kami tertarik dengan program rumah belajar dari Rumah Zakat ini, sehingga kami bisa memperlancar bahasa Inggris kami agar lebih fasih” ucap Sopyan.

Newsroom

Elan Jaelani/Amri Rusdiana[:]

Tags :
Konfirmasi Donasi
id_IDBahasa Indonesia
en_USEnglish id_IDBahasa Indonesia