RUMAH ZAKAT MENDAPATKAN SK LAZNAS DARI KEMENTRIAN AGAMA RI

RZ LDKO CilegonJAKARTA. Bertempat di Ruang Direktur Jenderal Bimas Islam, Kementerian Agama, Jakarta, Nur Efendi selaku Chief Executive Officer (CEO) Rumah Zakat menerima SK Menteri Agama sebagai Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) pada Senin (4/2/2016) pagi. Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat, Muchasin melakukan penyerahan SK ini secara langsung disertai dengan memberikan ucapan selamat serta reminder atas besarnya amanah yang didapatkan lembaga amil zakat dari masyarakat.

Seperti kita ketahui, salah satu gagasan besar penataan pengelolaan zakat yang tertuang dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 dan menjiwai keseluruhan pasalnya adalah pengelolaan zakat yang terintegrasi. Kata “terintegrasi” menjadi asas yang melandasi kegiatan pengelolaan zakat di Indonesia, baik dilakukan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) sebagai koordinator di semua tingkatan maupun Lembaga Amil Zakat (LAZ) yang mendapat legalitas sesuai ketentuan perundang-undangan. Dengan sistem pengelolaan zakat yang terintegrasi ini, mewajibkan setiap Lembaga yang menghimpun dan mengelola dana zakat untuk memiliki legalitas sebagai Laznas dari Kementrian Agama Republik Indonesia.

“Rumah Zakat berkomitmen menjadi mitra pemerintah dalam hal ini BAZNAS, untuk menghimpun dan mengelola dana zakat, infak, sedekah serta dana sosial lainnya melalui serangkaian program pemberdayaan bagi mereka yang membutuhkan,” ungkap Nur Efendi.

Nur Efendi juga memberikan keterangan bahwa Rumah Zakat mengusung kampanye “Sharing Happiness” untuk mengajak masyarakat lebih peduli dan senang berbagi. “Sharing Happiness adalah kampanye dan gerakan yang dikemas oleh Rumah Zakat dalam berbagai nilai dan aktivitas kelembagaan sejak awal tahun 2016 ini. Sharing Happiness telah dan akan selalu melibatkan secara aktif para donatur personal, komunitas, dan korporasi, lembaga pemerintah pusat dan lokal, serta masyarakat para penerima manfaat program” jelas Nur Efendi.

Sharing, menjadi representasi atas ajakan Rumah Zakat sebagai Laznas kepada masyarakat bahwa berbagi bisa memiliki banyak bentuk bahkan bisa dilakukan dengan cara yang yang paling sederhana, menunaikan kewajiban berzakat adalah diantaranya. Rumah Zakat memberikan komitmen kemudahan bagi masyarakat untuk menunaikan zakat, infak, dan shadaqah melalui berbagai channel kemudahan donasi. Tidak hanya itu, peluang berbagi dengan menjadi relawan pemberdayaan bagi donatur maupun masyarakat umum melalui Pekan Berbagi Senyum yang diselenggarakan setiap bulan juga menjadi alternatif berbagi yang menyenangkan.

Happiness, menjadi spirit yang dibangun oleh Rumah Zakat bahwa optimalisasi dana zakat, infak, shadaqah melalui program-program pemberdayaan masyarakat menjadi media untuk meningkatkan kebahagiaan mereka yang membutuhkan. Pemberdayaan di bidang kesehatan, pendidikan, pemberdayaan ekonomi, dan lingkungan menjadi upaya untuk memenuhi kebutuhan dasar manusia yang secara bertahap bisa meningkatkan tingkat kebahagiaan mereka. Di sisi yang lain, para muzaki dan donatur secara umum juga diharapkan bisa mendapat sensasi kebahagiaan karena ketulusan mereka berbagi telah memberikan dampak sosial kemasyarakat bagi masyarakat dan lingkungan di sekitarnya.

Social Progress, perubahan-perubahan sosial di setiap wilayah Integrated Community Development (ICD) binaan Rumah Zakat diharapkan menjadi kontributor indeks pembangunan secara makro di Indonesia. Lebih jauh lagi, implementasi program-program pemberdayaan berbasis potensi lokal ini bisa selaras dengan upaya untuk mewujudkan tujuan-tujuan pembangunan berkelanjutan secara global.

“Kami harapkan kemitraan serta sinergi yang sudah terjalin selama ini akan terbina dan semakin solid di tahun 2016. Terima kasih atas semua kepercayaan dan dukungan dari berbagai pihak selama ini,” pungkas CEO Rumah Zakat.***

Newsroom/Ria Arianti
Jakarta

Tags :
Konfirmasi Donasi